Menyusuri lereng Gunung Ciremai
Rumah Bayu, teman saya yang tinggal di Kuningan berada di lereng gunung Ciremai tepatnya di daerah Linggarjati. Pada pagi hari terlihat jelas puncak gunung Ciremai dari rumahnya. Kami ingin mencoba melihat sisi lain dari lereng gunung Ciremai, seperti apa keindahan yang tampak. Kami bergegas memacu motor menuju ke arah utara. Melewati jalan ke rumah Bayu namun kendaraan masih terus menuju ke arah utara. Melewati beberapa hutan dan tebing batu. Akhirnya mencapai ujung jalan yang merupakan jalan penghubung Kuningan dengan Majalengka.
Akhirnya kami kembali menyusuri jalan, menuju sebuah hutan pinus yang terdapat lokasi perkemahan. Kami berhenti di hutan pinus tersebut, kemudian mengambil beberapa foto di tempat tersebut. Sempat melihat beberapa ekor kera yang berkeliaran di lapangan bumi perkemahan, namun karena gerakan tubuh kera begitu cepat kami tidak bisa mengambil foto kera tersebut. Kera tersebut hilang di rimbunan semak pohon yang lebat.
Perjalanan kami lanjutkan, melewati jalan yang kecil dan berkelok – kelok. Akhirnya sampai di tebing batu yang curam sebagai tempat penambangan pasir. Berhenti disebuah tempat yang tidak menganggu orang yang sedang menambang pasir. Kami beristirahat sambil memandang para pemandang batu yang bekerja keras memukul tebing batu supaya batu tersebut terlepas dari dinding tebing. Sangat berbahaya bila tiba – tiba terjadi longsoran batu. Kami kembali mengambil beberapa gambar disana dengan latar berupa tebing batu. Setelah cukup kami kembali ke rumah Bayu di daerah Linggarjati.
Incoming search terms for the article:
- lereng gunung jalan ditebing curam gunung ciremai angker


19 Comments on “Menyusuri lereng Gunung Ciremai”
wah asik banget ke gunung cermai, dulu ikut g tahun 2004, naij gunung cermai seribu orang bareng2 seluruh pendaki indonesia?
Wohohoho…
jalan-jalan terus bung…
asik nih sekalian huntung foto
ciremai itu kalo dipalembang pasar…
heheheheheheh
keren tebingnya…ah..jadi pengen kesana nih..
Wah, kalau jalan-jalan ke gunung seperti itu, bikin aku ingat waktu sma dulu.
cuma sampe di shelter 2 waktu pendakian cermai..
sualna keabisan air trus sendirian,ditin99al sama temen2,akhirna pulan9…
Gunung yang angker itu kan…yang di sandiwara radio itu kan…weks..!kwakkwakkwakkwak
wah minggu2 kemaren aku juga udah dari gunung ciremai, tapi sayang ga nyampe puncak [hanya setengahnya bro] coz waktu itu kesananya banyakan [ama cewe lagi] yaaaaaaaa jadinya ga nyampe…………
wah keren ni bro..bener nih..kl saya hanya bisa memandang dari jauh aja mas gunung ciremai itu..
duh, jd inget tahun lalu 17 agustusan di puncak ciremai… mantap bro.
kapan2 naik bareng yuk bro.. just call me. okey?
jadi teringat jaman kuliahan dulu..hi hi hi….
foto yang atas keren tuh..
Wah, siapa yang moto gambarnya tuh? Bagus banget, fokus lensanya berapa?
dari dulu nyoba foto bagus gak bisa-bisa…
heu,
engga, yang gambar hutan pinus terus ada tanaman kecilnya itu loh.. ko bisa sih berhasil bikin latarnya ga fokus sementara depannya fokus…
susah banget euy….
haha, ga penting banget yah…
aku suka komposisi foto macro di dalem hutan itu. bagus!
aku suka fhoto2 kamu semuanya……..pokoknya siippp lah
kapan2 boleh ga touring ma anak2 sucipala ke ciremai….///
waw mantabzzz…. jadi pengen balik ke kuningan euy…
annosmile Reply:
April 2nd, 2009 at 9:54 am
urang sana ya mas :)
gimana kalok naik gunung musim ujan treknya susah g tolong infonya donk kita mau naik ni