Menikmati Teh Poci di Alun – Alun Kota Brebes

Setelah cukup puas makan ikan di pemancingan ikan bandeng, kami beranjak menuju ke alun – alun ibukota kabupaten Brebes. Kami kembali melewati sebuah peternakan itik dan melewati jalur pantura. Menuju ke pusat kota Brebes, akhirnya kami berhenti di Alun-Alun kota Brebes untuk menikmati suasana kota di malam hari.

Teh Poci yaitu teh diseduh dalam poci (ceret kecil) dari tanah liat dan ditambah dengan gula batu dan diminum panas-panas, minuman ini sangat disukai oleh masyarakat Tegal, Slawi, Pemalang, Brebes dan sekitarnya. Ada istilah teh poci “WASGITEL” singkatan dari wangi, panas, sepet, legi, lan (dan) kentel (kental), yang artinya teh panas, manis, wangi beraroma bunga melati dan berwarna hitam pekat/kental.

Suasana Saat Nongkrong Di Alun-Alun Brebes

Di sepanjang tepi dan jalan dibagian tengah alun-alun dipenuhi pedagang kaki lima. Salah seorang kawan yang asli orang Brebes, menyarankan untuk mencoba salah satu minuman yang jarang ditemui di daerah lain dan hanya di ditemui di sepanjang Brebes-Pemalang-Tegal. Minuman yang dinamakan teh poci ini dijual oleh beberapa pedagang kaki lima di area alun-alun kota Brebes.

Akhirnya kami memilih salah satu warung yang menjual teh poci dan meminjam tikar untuk lesehan. Suasana terlihat nyaman walaupun agak remang karena minim cahaya. Semakin malam, kawasan ini semakin ramai dijejali anak muda dan orang tua sekedar nongkrong sambil menikmati teh poci.

Asal-Usul keberadaan warung teh poci di alun-alun kota Brebes mengalir begitu saja semakin lama semakin ramai. Warung ini menjadi tujuan berkumpul anak muda dan para orang tua untuk menikmati teh yang khas dan ngobrol santai.

TeamTouring Di Alun-Alun Brebes

Sambil menunggu teh poci disajikan, kami ngobrol banyak dengan dua teman Dani yang baru kami kenal ini. Teh poci disajikan dengan menggunakan cangkir kecil. Sebeumnya teh poci ditempatkan dalam sebuah teko yang diisi dengan air panas. Gula yang digunakan bukan gula pasir yang melimpah dipasaran, tetapi menggunakan gula batu yang berwarna kecoklatan.

Hawa dingin yang menusuk kulit hilang setelah minum teh poci yang hangat ini. Aroma teh yang nikmat berbeda dari teh yang banyak beredar dipasaran. Teh yang digunakan berasal dari perkebunan teh di daerah Pekalongan. Makanan pendamping yang cocok buat minum teh disini adalah tempe mendoan. Tempe yang dipotong tipis terus dilapisi adonan tepung terigu dan digoreng. Warung ini buka ketika menjelang malam hari dan tutup ketika waktu subuh. Di malam hari libur, tempat ini banyak dikunjungi oleh orang yang ingin menghabiskan malam ataupun yang sedang melakukan perjalanan melewati kota Brebes ini. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share

Ada 23 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Ani:

    Hmmmm…dingin-dingin..minum teh poci….hangat…dan segeeer…

  2. denologis:

    beh….
    teh pocine iku lho….
    ndak nguati….
    opo maneh nganggo gulo jowo :D

  3. thekry:

    Di jambi susah nyari POCI nya…teh nya sih ada…lokasinya di Kerinci….tapi umum semua yang berlimpah yang imporan dari Jawa, sisanya rasanya teh lokal Jambi beda….pakai pewangi kek pandan bro!
    Mau cuba?

  4. Hejis:

    Wuih… teh poci! Uenaak.. tenaan… Jadi kangen kampung (Doro, Pekalongan). Di Malang gak ada mas teh poci kayak di Brebes itu. Salam hangat, salam kenal. :D

  5. audy:

    kepanjangan wasgitel kok ada kata sepet nya? emang ada rasa sepet nya yaah mas? btw itu yang di besek kecil2 paan?

    • annosmile:

      itu oleh – oleh khas Brebes, telur itik asin

  6. omiyan:

    teh poci ah jadi inget tahun 96 ketika ke tegal…nuikmatnya bukan main

  7. Rita:

    Kayak sih tehnya cocok juga buat ibu2 yg habis lahirin (ada bunga melatinya)

  8. thevemo™:

    wah enak makan ikan bandeng..apalagi minum the poci yang melegenda itu

  9. Sharon:

    Kalau mbah ku minumnya tuh sambil naruh gulanya di mulut, jadi tehnya tuh manis di mulut bukan di dalam pocinya. Katanya itu cara yang paling enak… Emang iya loh

  10. wi3nd:

    hmmmm…rasana menyenan9kan..
    teh poci an9et…
    sluurrrpp….
    seru yakh..apala9i rame_rame makin hasyeek menikmati secan9kir tehna..:)

  11. ndi bdg:

    duh…jadi inget masa2 sma, maklum aku juga asli orang brebes meski jauh dari kotanya aku dari banjarharjo tapi aku SMANya SMA 3 BREBES.moci..he..he..inget temen2 SMA juga soalnya suka moci ma tmen2 SMA.

  12. ndi bdg:

    O..IYA..temen2 SMA 3 tahu Wawan Hendrawan kiper Persita ga????dia kan alumni SMA 3 BREBES JUGA.ngomongin moci jadi inget ma si James waktu SMA kan sering moci bareng tapi dia sekarang udah jadi pemain sinetron..slamat!!!!inget si jack,jamali n lainNya..he

  13. ndi bandung:

    kapan ya Brebes bisa kaya kota-kota lainnya.persaan dari dlu samapi skrng ga ada perubahannya..itu kata2 yang sering terlontar waktu aku masih SMA dan ngobrol2 ma temen2 SMA aku.dan tentunya sambil moci trus di temenin kripik singkong..poko’E..MAKK..NYUSS..HE..HE

    • annosmile:

      kota kecil kayaknya tetap menjadi kota kecil dengan segala keunikannya bro
      sehingga memiliki daya tarik tersendiri :)

  14. ndi bandung:

    kangen ma kampung halaman nih..he.pengin moci juga tapi di banjrhrjo trdisi moci ga ada jadi aku msti ke temen2 yang di limbangan or gandasuli..bwt temen2 alumni sma 3 brebes tahun 2003 inget aku ga??..aku kangen kalian smua..he..he.

  15. ndi bandung:

    aku andy ips 3 SMA 3 brebes angkatan 2003,cah banjarharjo…kmna kalian smua..he..he.kangeeeeeeeeeeennnnnn!!!!!!!!!!!kalian smua..ha

  16. ndi bandung:

    mudah2n tmen ku pada baca..he

  17. Zouhrie:

    Enak nemen….
    apa maning ari malam mimggu…
    rame

  18. Nikmatnya Sate Blengong | TeamTouring:

    […] Ya, Sate Blengong merupakan salah satu makanan khas Brebes selain telur bebek (itik) asin dan teh poci. Biasanya Sate Blengong dihidangkan bersama-sama dengan Kupat Glabet, sejenis kupat yang banyak […]

  19. Nyruput Teh Pokil (Blontea) | TeamTouring:

    […] pokil terlihat pekat di sebuah cangkir, warna khas teh coklat tua mirip dengan teh poci yang pernah saya nikmati di alun-alun Brebes. Baunya biasa, mirip dengan teh komersial yang dijual di beberapa supermarket dan warung. Saya […]

  20. Wedangan di Lesehan Biasane Siyono | TeamTouring:

    […] dan rasa tersendiri. Walaupun beberapa kota di pantura seperti Brebes dan Tegal juga menyediakan kuliner Teh Poci, tetap saja memiliki rasa dan kekhasan yang berbeda yang membuat kita tertarik untuk menikmatinya. […]

  21. Teh Poci Lek Min, Nuansa Tradisional Namun Harga Tidak Bersahabat | TeamTouring:

    […] poci rasanya terkesan biasa. Tidak terasa daya tarik teh poci seperti yang pernah saya temui saat menikmati teh poci di Alun-Alun Brebes atau teh poci di Lesehan Biyasane Siyono. Rasa teh pocinya hampir sama dengan teh poci di […]

Kirim pendapat