Menikmati Keindahan Pantai Srau

Pantai Srau merupakan salah satu pantai alami yang masih terjaga di kabupaten Pacitan. Merupakan salah satu wisata favorit bagi para petualang ataupun pemburu foto karena lokasinya yang sedikit terpelosok dan memiliki keindahan alam berupa pantai yang mengagumkan.

Pantai Srau terletak di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, berjarak kurang lebih 25 Km arah Barat Pacitan. Pantai Srau mungkin obyek wisata yang tak boleh terlewatkan apabila kita berwisata ke kota Pacitan. Pantai Srau terkenal dengan pasir putihnya yang sangat indah.

Setelah cukup mengenang sejarah di Monumen Tumpak Rinjing, kami meneruskan perjalanan menuju ke Pantai Srau. Perjalanan melalui jalanan sempit dan medannya naik turun melewati bukit-bukit kecil. Sesekali terdapat lubang ditengah-tengah jalan yang cukup membahayakan. Sehingga kami perlu berhati-hati dalam mengendalikan sepeda motor kami.

Perjalanan serasa sepi melewati hutan-hutan dan semak belukar yang tinggi, selain itu semakin jarang rumah-rumah penduduk. Namun jalanan yang sepi tidak ada transportasi umum membuat kami cepat sampai tujuan. Akhirnya kami memasuki kawasan Pantai Srau setelah membayar retribusi di pos.

Kita dapat menuju ke obyek tersebut dengan mengendarai kendaraan umum seperti bus, truk, atau kendaraan beroda dua. Biaya masuk ke pantai Srau cukup murah, cukup Rp 2.000,- per orang.

Pantai Srau masih merupakan pantai yang masih perawan karena jarang dikunjungi oleh para wisatawan. Akses jalan yang sulit membuat obyek wisata ini tidak dikenal oleh para wisatawan. Pemandangan pantai ini sangat indah, hamparan pasir putih yang memanjang keujung. Deburan ombak yang keras dan berirama khas pantai selatan yang menghadap samudera nan luas.

Tebing-tebing yang tinggi dan banyak tanaman liar khas pantai yang masih terlihat lebat dan alami. Belum tampak aktivitas pengrusakan oleh manusia. Selain itu, banyak sekali pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni yang setiap kali dihujam oleh kerasnya ombak.

Bangunan pendukung seperti pendapa dan masjid sedang dibangun, sementara itu fasilitas lain seperti WC Umum dan tempat duduk sudah banyak yang rusak. Gubuk-gubuk liar dibiarkan kosong dan tidak berpenghuni. Fasilitas yang rusak mungkin karena jarang direnovasi dan perbaikan, karena saat saya berkunjung kesana tidak ada satu orang petugas pun yang mengawasi pengunjung di pantai.

Kami memarkir motor di pinggir jalan, merasa was-was karena tidak ada seseorang yang bertugas menjaga kendaraan pengunjung pantai. Akhirnya kami merasanya lembutnya pasir pantai dan ombak pantai selatan. Ombak yang keras membuat kami harus berhati-hati saat bermain di air. Apalagi tidak ada petugas SAR yang tampak berada di tempat ini.

Setelah cukup merasakan pasir pantai yang berwarna putih nan lembut ini, kami mencoba menaiki tebing melalui jalan setapak yang tersedia. Kami ingin mengetahui seperti apa pemandangan yang tampak dari bagian lain dari tebing tersebut.

Akhirnya kami mencapai puncak dan tempat yang cocok untuk menikmati lautan yang luas. Tanpa terhalang oleh tebing, maupun tanaman yang menutupi pandangan kami. Di beberapa ujung tebing terlihat beberapa orang sedang memancing di laut. Sepertinya pantai Srau cocok digunakan sebagai tempat memancing. Dari kejauhan kami melihat ada beberapa pulau kecil yang berada cukup jauh dari tempat kami berada.

Saya merasa pulau-pulau tersebut tidak berpenghuni karena berukuran cukup kecil dan sekeliling pulau tersebut adalah tebing. Hantaman ombak keras yang terus menghujam pulau-pulau tersebut serasa pulau tersebut bergeser letaknya. Sambil merasakan pemandangan yang indah, saya iseng-iseng melihat ponsel untuk membaca sms. Ternyata jaringan seluler belum masuk ke obyek wisata ini. Sehingga kami tidak dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui ponsel. Semoga para operator mau berinvestasi ke obyek wisata ini dengan membangun tower jaringan seluler.

Akhirnya setelah cukup menikmati pantai ini kami segera mencari masjid karena akan menjalankan ibadah shalat jumat. Alangkah kagetnya saat mengikuti ibadah jumat di masjid di perkampungan dekat pantai Srau, para jamaah hanya berjumlah 20 orang termasuk kami. Baru kali ini kami merasakan ibadah shalat jumat dengan jamaah sesedikit ini.

-----------
Bookmark and Share

Ada 58 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. zam:

    waa… aku wis tau mrene!!! juga pas ke Teleng itu.. hihihihi…

    pernah liat ada anak kecil tersengat ubur-ubur di pantai ini dan pingsan dengan suksesnya!

  2. itempoeti:

    Sing nang Panggul, Trenggalek yo apik pantaine…

  3. Andy MSE:

    Wuih… watune gede-gede… elok tenan cah!

  4. mawi wijna:

    wuiiih pantai yg ada batu karangnya! mantaap! kayak di Gunungkidul! jadi kepingin nyoba berburu sunset ama sunrise disana deh.

  5. s H a:

    Emang ya pantai di pacitan tuh bagus2! Pengen ke sana…….

  6. adis:

    Kok jalan-jalan terus seh…profesi sampeyan pelancong ya?

    • annosmile:

      Wisatawan..:D

  7. toekang:

    saya belum pernah kesana

  8. Pencerah:

    sayang belum pernah kesana…..

  9. DJ:

    aku pernah kesana, enak sepi bisa berenang telanjang seharian baca buku, tidur di pasir kasar sambil mungutin cangkang kerang

  10. arikaka:

    aseli mas saya jadi pengen banget touring2 gitu…. :D

  11. SanG BaYAnG:

    Memang alami mas..,tp ampuuunnn..deh..medane bikin sepedaku kempis-kempis napase mas..wkxkxkxkx..

    • annosmile:

      wah..hati-hati mas :d

  12. AgusNaim:

    tau gak bos,pertama kali saya baca,kirain titlenya pantai SARU, ternyata pantai Srau wekekekekew

  13. Lala:

    Cool…
    Asli cantik panoramanya :D

  14. haris:

    indah, mas! jarang2 ada pantai yang masih perawan.

  15. Syahuri:

    wah… pemandangannya asik tuh… jadi pengen ke sana neh .. :D

  16. erik14593:

    Pantai yang indah, cuma belum dijadikan tempat pariwisata ya?

    • annosmile:

      Sudah..
      tapi belum dikelola dengan baik :(

  17. keboaja:

    Mudah-mudahan keindahannya bisa lestari, tidak seperti pantai pacitan yang kemarin dikunjungi.

  18. Septian:

    Suer…keren abis bro pantai nya…daku dah lama nih gak ke pantai…ke gunung molo seh…kekekekeee :D

  19. preaxz:

    Wah .. nampilin foto-foto travelling/turing asik juga yah ..

    hmmm keknya harus segera menyelesaikan proyek tertunda nih … hihi

    • annosmile:

      cek tkp :D

  20. Xitalho:

    Weks… itu di Endonesi yaa…??
    Asli keyen banget kang……hehehehe

  21. Aribicara:

    Bro,kalau dirimu mau komitmen ngurus blog ìni,saya menyarankan untuk cri sponsor aja,saya yakin akan byak yg dkung,khususnya wisata2 yg dirimu posting ini :-)

  22. nasori:

    apik yo mas…kapan2 aku ta dolan rono ah..

  23. Kus Andriadi:

    indah,perlu dilestarikan…

    Btw saya pernah baca klo sering2 kepantai bisa ngilangin stres looh…. terus menghirup udara pantai di pagi hari bisa melancarkan pernafasan…^^

  24. tarjo:

    alowww …… hei nih akutambahin untuk pantai srau-nya ^_______^;

    jalan kesono kayaknya perlu diperluas “menakutkan” untuk yg bawa mobil besar…

    http://padangmbulan.deviantart.com/art/pantai-srau-pacitan-jawa-timur-118855693

    salah satu photo yg bisa aku SUMBANG-KAN …hohoho

  25. Irfan:

    kereeeennn bro!
    kapan saya bisa kesana ya! arghh……

  26. Omiyan:

    wah asyik pengalaman shalat berjamaah nya itu lho…semoga bisa jadi pembelajran buat kita juga

    • annosmile:

      sama-sama :D

  27. yudhamovic:

    waah jadi pengen kesana..

  28. cebong ipiet:

    si bolang…. ayok mreneo ning pante jakarta wkwkwkw

  29. andrie callista:

    wah.. bro, pemandangan yang keren, andaikan saya memilki pintu keman saja?!

  30. Ani:

    Lihat poto2nya jadi pingin mampir ke sana. Kayaknhya tempatnya bagus banget gitu ya? Semoga bisa mampir deh kalau pulkam. Thanks mas infonya

  31. gempur:

    mantab dab! perawan ting ting pantainya. btw, ngapain juga jum’at2 plesiran, mbok mesisan malam jumuwah kliwon hehehehehe

  32. mas8nur:

    Aku belum pernah kesini sepertinya tak kalah asyik dengan Teleng Ria, coba mas…pergi ke pantai wawaran, disana bisa bercengkerama dengan para nelayan kalo pagi hari. BUkan obyek wisata resi tapi pantainya indah sekali bisa mengejar ikan2 kecil dan bnatang laut lain disela-sela karang.

    • annosmile:

      Sebelah mana itu
      Saya baru tau :)

  33. Wongbagoes:

    Teringat jaman SMA…

    pengen kesana lagi…

  34. Heryan Tony:

    Pemandangan alamnya sungguh menakjubkan

  35. Alief:

    SAR nyambangi srau lok hr lbr doank mas.Disana tu paling enak mancing sama nyari degan.Plus ngintipin pasangan mesum yg ada di dlm pandan berduri yg membatasi areal pantainya

  36. attayaya:

    cantik nian
    ada batu tepi pantai
    ombak yang lembut
    hmmm indahnya Indonesia

  37. sof:

    tebing-tebingnya mirip tanah lot ya…

  38. zee:

    wahhh ternyata banyak sekali pantai indah di Indonesia ini ya….

  39. macangadungan:

    hahh… padahal Indonesia punya banyak banget potensi alam dan daerah wisata yang indah dan nggak kalah ama bali. tapi malah nggak diperhatiin.
    klo wisata kita diangkat, bisa jadi sumber dana untuk negara yang sangat besar loh…

  40. ~noe~:

    keknya aku pernah ke pantai ini nih. lewat gunungkidul.

  41. hanifarrul:

    Wah…pantainya indah banget !
    Sudah lama aku tidak merasakan deburan ombak…angin kencang dan buih lembut air laut

  42. wahyoe:

    walah wes setahun gak dolan mrono
    marai pengen ae :D

  43. Wawan:

    wah, andai saja pantai batakan masih sperti itu, pasti banyak yang bekunjung

  44. Rusa Bawean™:

    wew indahnya
    ntar kalo ke Madiun tak mampir ke Pacitan deh

    :)

  45. cirux:

    wah keren bagus banget
    buaruan mas kaplingin pulaunya hehehehe

  46. sautparl:

    paronama yang indah

  47. gojeg:

    Kalo di daerah saja ada juga pantai yang asik.. bekas gunung berapi dulu, jadi masih keliatan bekas2 batuan vulkaniknya.. :D

  48. Keunikan Goa Gong | TeamTouring:

    […] cukup lama berada di Pantai Srau, akhirnya kami meneruskan perjalanan menuju ke Goa Gong. Perjalanan cukup singkat, dalam setengah […]

  49. attayaya:

    waaaah tahun lalu aku juga ke pantai ini
    sama ke pelabuhan penjualan ikan

    indah
    mantap

  50. Monumen Palagan Tumpak Rinjing yang terlupakan | TeamTouring:

    […] menuju ke Goa Gong. Perjalanan cukup singkat, dalam setengah jam kami sampai di obyek wisata…Menikmati Keindahan Pantai Srau (56)Setelah cukup mengenang sejarah di Monumen Tumpak Rinjing, kami meneruskan perjalanan menuju ke […]

  51. kartunmania:

    just info gan… untuk kondisi sekarang, sinyal dr operator ponsel sudah bisa dinikmati… kebetulan aku bawa xl dan simpati… bahkan dari tepian tebing tempat maniak rock fishing ini, sinyalnya bagus…

Kirim pendapat