Menikmati Angin Sepoi-Sepoi di Puncak Bukit Patuk

Dalam perjalanan menuju ke kota Yogyakarta melewati Gunungkidul, kami menyempatkan diri berhenti di puncak Bukit Patuk. Bukit Patuk ini terletak di tepi jalan raya antara Yogyakarta dengan Wonosari dengan pemandangan alam berupa panorama dari atas bukit. Tempat ini cukup terkenal dan menjadi salah satu wisata alternatif yang tidak jauh dari kota Yogyakarta.

Bukit Patuk merupakan kawasan dengan daya tarik berupa pemadangan alam yang tidak jauh dari kota Yogyakarta. Sebagian kawasan Bukit Patuk merupakan wilayah kabupaten Gunungkidul dan sebagian lagi merupakan milik kabupaten Bantul.

Memasuki kawasan Bukit Patuk, tampak berbaris warung-warung sederhana yang dibangun di tepi jalan. Warung-warung yang ada sebagian telah dibangun secara permanen dan sebagian lagi masih semi permanen. Kami memilih beristirahat di salah satu warung semi permanen yang memiliki pemandangan yang tidak tertutup rerimbunan pohon. Bangunan warung ini berupa gubug bambu yang beralaskan tikar dan cocok sekali digunakan untuk bersantai. Angin sepoi-sepoi yang datang dan pergi membuat suasana menjadi tenang dan damai.

Dari atas Bukit Patuk, kita dapat melihat suasana kota Yogyakarta dari kejauhan. Pemandangan yang terlihat dekat pun tidak kalah menarik yaitu area persawahan yang luas, perumahan penduduk di kabupaten Bantul, dan jalan raya Yogyakarta-Wonosari yang memanjang hingga pusat kota. Cuaca siang yang berawan membuat pemandangan tidak tampak sempurna namun kami tetap menikmati pemandangan dari tempat ini. Selain itu bila datang ke tempat ini pagi-pagi, kita bisa melihat panorama Gunung Merapi dan Gunung Merbabu sebelum tertutup awan yang biasa muncul menjelang siang.

Bukit Patuk dimalam hari sering disebut Bukit Bintang karena dari tempat ini dapat terlihat jelas bintang di langit. Selain itu dimalam hari dapat melihat pemandangan kilauan lampu-lampu dari kejauhan. Dahulu Bukit Patuk ini dinamakan Bukit Hargodumilah karena bisa melihat pemandangan barisan gunung seperti Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing.

Sambil bersantai menikmati suasana Bukit Patuk, kami memesan minuman khas tempat ini, yaitu ss kelapa muda. Es kepala muda di tempat ini merupakan es kelapa muda segar yang disuplai oleh sekitar kawasan Bukit Patuk. Sambil menunggu minuman kelapa muda datang, kami bersandaran di dinding gubug sambil menikmati segarnya angin.

Kelapa muda yang baru dibuka dari buahnya sungguh sangat nikmat, apalagi ditambah dengan madu. Sungguh perpaduan yang unik dan menyegarkan, seolah rasa lelah sirna setelah menelah minuman ini. Cukup santai kami menghabiskan minuman enak ini. Harga kelapa muda yang ditawarkan cukup murah, hanya sekitar Rp 4.000 setiap bijinya.

Kami cukup berlama-lama di Bukit Patuk karena suasana yang nyaman ini membuat kami enggan meninggalkan tempat ini sesegera mungkin. Di dekat gubuk tempat kami menikmati kelapa muda, terdapat beberapa rumah makan lain yang berjajar di sebelah dan terdapat sebuah restoran lengkap dengan penginapannya.

Dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung Bukit Patuk semakin bertambah. Pemerintah kabupaten Gunungkidul mulai melirik potensi tempat ini dan membangun fasilitas di wilayahnya. Sedangkan kabupaten Bantul belum tertarik mengembangkannya dikarenakan sebagian wilayah Bukit Patuk milik kabupaten Bantul merupakan kawasan rawan longsor dan tidak layak untuk dijadikan obyek wisata. Beberapa investor mulai melirik potensi kawasan Bukit Patuk dan menginvestasikan uangnya untuk berbisnis di tempat ini. (text/foto: annosmile)

-----------
Bookmark and Share

Ada 72 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. aswad:

    enak tuh kelapa mudanya, bikin ngiler euymhe…he…

  2. Pencerah:

    meh tekan piyungan kiye…
    ngalor terus, prambanan ngetan tekan omahku

  3. suryaden:

    hmm… harus bawa pacarnya kalo kesana, kalo sendirian rugi (lmao)

  4. xitalho:

    Jaaah… dolan terus..kie.. enak men dab….

  5. adis:

    Wah mase ki seneng sing muda-muda ki…

  6. TRIMATRA:

    foto yang tengah di kropping, pohonnya ga diliatin soale takut dibilangin penunggu pohon kalian bertiga ya to? wekekeke…

    patuk GK , tempat nyaman buat nyantai bareng teman…

    • annosmile:

      Itu foto asli mas :)

  7. masnur:

    jieh mantab juga ya kelapa mudanya gerrr segerr

  8. emfajar:

    wah asiknya menyantap kelapa muda.. jadi kepengen juga :)

  9. mas stein:

    kok jadi ingetnya, “radio gunung patuk gunung kidul, radio yang sebaiknya anda tau”, eh bener gak sih?

  10. ceznez:

    hadooh…. jadi pengin minum es kelapa muda…

  11. guskar:

    btw, jalan ke pathuk – yogya masih mulus nggak mas? lama banget saya nggak main ke sana

  12. ciwir:

    weh, degane kuwi nyenengkeh…

  13. suwung:

    tau diriku disitu
    kalo malem kerlap kerlip lampunya buagus bosssssss

  14. buwel:

    Waduh, udah lama banget yak kekenya aku nggak hiking…
    jadi pengin nih…

  15. marsudiyanto:

    Menikmati bukit Patuk sambil makan bakpia patok…
    Siep tenan!!!

  16. pandu:

    seger banget tuh kelapanya…..

  17. uwiuw:

    hehe lumayan di ingkutin petualangan sibolang versi adult. porn kali ehhehehe tp jujur kadan lihat yg semi backpacking gitu jadi pengen punya kerjaan lain deh hehehehe

  18. neyta:

    waduw aku kepingin bgt kgunung kidul ne…
    lain kali ajak aku yo…
    thx bgt dh mw berkunjung ke blog aq.

  19. Eka Situmorang - Sir:

    Tiap kali kesini
    selalu ngiri..
    jalan2 molo
    mana poto2nya baguuus
    weeeks jadi sebel karena kerjaan numpuk gak bisa mlaku mlaku gitu
    whoooaaaa

    (catet : hari ini saya mellow abees, jadi komennya pun begitu hehehe)

    Eka Situmorang – Sir´s last blog post..Apa kabar, How are you, Ni haoma ???

  20. Taktiku:

    Beuh maknyos nih mas panorama alamnya indah sekali, ingin rasanya saya ikut main kesana . hehe

    Taktiku´s last blog post..10 Aplikasi untuk Ponsel BlackBerry

  21. achmad sholeh:

    kadang kita merindukan suasana seperti itu mas, sekedar menghilangkan stress pekerjaan kita sehari2

  22. katakataku:

    wah mantabsss……….. palagi pic yg pertama itu tuh…..
    jadi kepengen maen-maen ke alam bebas neeh…………

  23. andrie callista:

    keren nih kayaknya.. ho.. lanjut kang, setelah ini mau kemana?!

  24. Heryan Tony:

    wah, bagi2 dong air kelapanya :)

  25. Heryan Tony:

    pemandangan luar biasa

  26. Irfan:

    jadi kangen ma jogja dan gunung kidul…

  27. attayaya:

    bukit patuk
    wonosari
    krakal
    kukup
    baron

    attayaya´s last blog post..Kelinci makan mangga

  28. arikaka:

    ngidam es kelapa jadinya nih..

    enak banget tuh udaranya,,, :D

  29. Seno:

    Apa mungkin nama kue bakpia patuk berasal dari daerah ini ya sob?

  30. Infinite Justice:

    haiyah… soal lokasi berasa nggak penting, mas… yang paling utama untuk dirujuk adalah soal klamud-nya itu tuh :mrgreen:

  31. quinie:

    huaaa keren banget pemandangannya…

  32. HumorBendol:

    Hawanya dingin ya bang? Kayaknya udarae masih fresh…

  33. sawali tuhusetya:

    perjalanan seperti ini termasuk yang saya mimpikan. berada di puncak sambil nyrutup air kelapa muda. duh, alangkah nikmatnya. perjalanan selanjutnya ke mana, mas anno?

  34. gdenarayana:

    wow, pemandangan yang sangat mengasyikkan :)

  35. Yudie:

    duuhh… asiknya touring…jadi pengen…
    es kelapa mudanya nikmat kayanya nehhh….

  36. ami:

    jadi inget bakpia pathuk

  37. itempoeti:

    Berarti iku pusatnya bakpia patuk yoooo…. (thinking)

    itempoeti´s last blog post..Sajak kangBoed…

    • annosmile:

      Bukan bro
      Bakpia Patuk di tengah kota Jogja :)

  38. Dony Alfan:

    Ora nganggo mangan, opo ra luwe? (lmao)

  39. Indonesia Menulis:

    Dadi pengen melu-melu ngelayap…

  40. artasastra.com:

    Wew..
    Nyruput es degan..
    Di puncak bukit..
    Kena angin sepoi2..
    Wah..
    Ndak kebayang dagh.. ;)

  41. pakde:

    wiiiiih…mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaapppp

  42. Ardy Pratama:

    aaiiihhh… tmpat favQ tuh kang! Hehehehe,,, kalo mlam tuh pmandanganx oke punya… :D

  43. Tony:

    pemandangan yang fantastik sekali

  44. Bawor:

    Kalo lagi di patuk saya biasa ke semak-semak buat pi2s.lumayan ngencingin orang pacaran.

  45. madi:

    wahh indah ya pemandangannya.. gak kalah sama pemandangan di luar negeri..

  46. Yari NK:

    Kayaknya sih…. lebih nikmat minum es kelapa muda langsung dari batok kelapanya, dibandingkan udah disiapkan di dalam toples dan dihidangkan di gelas. Wah, jadi pengin juga nih minum es kelapa muda langsung dari batoknya….. :D

  47. ajengkol:

    SubhanaAllah Pemandangannya luar biasa

  48. Paman Gober:

    Wah begitu indah, kalo ngenet sambil liat bintang keren tuh keknya

  49. ~noe~:

    neng patuk ki ono restoran sing arep didol (mbuh wis payu opo durung). soko kono pemandangane yo apik. nek bengi bandara iso katon. wis pokoke kangen blas…

  50. Alief:

    Wah…,koyok-e kok penak temen yo?!Dadi pngen melu

  51. heri:

    wah sweger nian tampaknya tuh kelapa muda

    saya suka ke jogja, tp masih br sputaran kotanya doank yg pernah dikunjungi, paling jauh ke pantai parangtritis, hehehe….

  52. waw:

    pemandangannya keren bozz..

  53. zee:

    setuju sama waw. pemandangannya oke banged…

  54. Andy MSE:

    degane marai pengin…

  55. Balisugar:

    Yey ano minum kelapa muda gak bagi-bagi

  56. grubik:

    suwe ora ndegan…

  57. kangBoed:

    maaaaaaaas… boleh nanya dulu sekali… saya di ajak teman ke gunung kidul… gua kencono wungu… gua song tembus… gua song hilap… gua dampar kencana… dan gua petiiit hanoman… tapi sekarang lupa jalannya.. apakah mas tahu
    Salam Sayang

    • annosmile:

      wah..kurang tau…
      itu jajaran goa yang masih perawan ya :)

  58. Danta:

    Waaa… ini dia yang aku pingin mas.. adem ayem..

  59. Muzda:

    Hahaa..
    Aku dulu KKN di Gunung Kidul, jadi sering banget lewat Bukit Patuk ..
    Sekarang malah, kadang iseng naik mo nyari makan di sana, padahal sebenernya cuma pengen ke Bukit Bintang aja :D

  60. inal:

    waw, jadi pengen ke jogja, belum pernah si, heheheheh, nice blog!

  61. fraders:

    lho… saya baru tau tempat bukit patuk (hehehe… katrok banget ya)…

    btw.. jauhkah dari jogja…? kira-kira brapa lama untuk bisa ke situ ?

    • annosmile:

      jaraknya sekitar 15km
      deket kok :)

  62. Touring Ke Pantai Kukup | TeamTouring:

    […] pantai selatan di Gunungkidul akhirnya kami berangkat menuju ke Pantai Kukup. Perjalanan melewati Bukit Patuk dan kota Wonosari. Memasuki sebuah pertigaan kami mengambil jalan ke kiri untuk menuju ke Pantai […]

  63. AULIA:

    ya ampun…………………..kapan nich sampai wonosari lagi..?aku kangen nich…………..

  64. Survei Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran | TeamTouring:

    […] berupa bukit karang ini yang sekarang sudah dibuka menjadi kawasan ekowisata berada tidak jauh dari Bukit Patuk Gunungkidul. Cukup disayangkan papan penunjuk arah menuju obyek wisata ini terlalu kecil ketika tiba […]

  65. Menikmati Malam di Bukit Bintang | TeamTouring:

    […] melakukan perjalanan pulang ke Yogyakarta dari Wonosari pada malam hari, kami melewati kawasan Bukit Patuk yang lebih dikenal dengan Bukit Bintang. Dari jalan menurun terlihat kelap-kelip lampu pedesaan dan […]

  66. Jalan-Jalan ke Kebun Buah Mangunan | TeamTouring:

    […] dari Imogiri, kabupaten Bantul. Pemandangan dari Selopamioro tidak kalah menariknya dengan Bukit Patuk Gunungkidul karena memiliki ketinggian yang hampir sama. Di sebuah sudut Sungai Oyo, terlihat cukup kecil […]

  67. Menengok Potensi Watu Amben | TeamTouring:

    […] Sepertinya potensi Watu Amben sudah mulai dilirik oleh para pedagang. Pemandangan alam dari Watu Amben baik ketika malam maupun siang hari lebih indah dan lebih lebar daripada Bukit Bintang. Alasannya pemandangan dari Watu Amben tidak terhalang bukit-bukit yang ada disamping kanan kirinya karena posisinya lebih tinggi daripada bukit yang ada didekatnya termasuk Bukit Patuk. […]

Kirim pendapat