Menengok Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketonggo

This item was filled under [ Tradisi ]

Ini kali pertama saya melihat prosesi upacara adat Batok Bolu yang dilaksanakan di salah satu desa di wilayah Kabupaten Sleman. Prosesi upacara adat ini berlangsung dimalam hari sehabis waktu isya’.

Upacara Adat bathok Bolu Alas Ketonggo diselenggarakan di Dusun Sambiroto Purwomartani Kalasan, Kabupaten Sleman. Upacara adat ini diselenggarakan setiap Bulan Suro dalam penanggalan Jawa.

Karena hanya ditentukan prosesi berlangsung setelah waktu isya’ atau sekitar jam 7 malam, prosesi upacara adat baru dimulai pada pukul 21.00 WIB. Iring-iringan dimulai ketika para peserta kirab telah bersiap pada barisannya.

Barisan pertama berupa iring-iringan 2 orang prajurit berkuda yang dikawal mobil polisi. Iring-iringan tersebut baru diikuti oleh barisan anak perempuan yang membawa sesaji, kemudian diikuti oleh dua buah gunungan yang bentuknya mirip dengan gunungan yang biasa kita lihat ketika Grebeg Mulud di Kraton Yogyakarta, barisan terakhir merupakan pasukan yang membawa Batok Bolu.

Kirab ini dimulai dari masjid setempat menuju petilasan Kraton Batok Bolu Alas Ketangga. Arak-arakan tahun ini terlihat kurang meriah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kami melihat  keberadaan Bregada Ganggeng Samudra yang merupakan prajurit kraton Yogyakarta tahun ini tidak terlihat dalam arak-arakan.

Tiba di sebuah lapangan yang terletak di sebelah selatan dari Petilasan Kraton Batok Bolu Alas Ketonggo, arak-arakan berhenti. Di lapangan tersebut didirikan sebuah tenda yang dibagian depan terdapat panggung yang digunakan untuk pertunjukan wayang dan dihadiri oleh tamu-tamu dari beberapa instansi. Upacara di lapangan dimulai dengan pertunjukan sandiwara “Sumilaking Pedut ing Alas Ketonggo” kemudian dilajutkan dengan seserahan Batok Bolu kepada juru kunci.

Oleh Juru Kunci Petilasan Batok Bolu Alas Ketonggo, Batok Bolu dibawa memasuki kedalam petilasan bersama dengan dua buah gunungan untuk dilakukan sebuah ritual doa. Penonton hanya diperbolehkan menunggu di luar area petilasan. Juru kunci membakar menyan dan mengucapkan doa di depan petilasan Kraton Batok Bolu Alas Ketangga.

Setelah ritual berakhir, barulah gunungan dibawah keluar area petilasan dan menjadi rebutan oleh masa yang sebelumnya telah menunggu dari luar. Acara ini dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk hingga besok pagi. Menurut pendapat juru kunci, Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketangga ini sudah dilakukan ketigabelas kalinya. Namun tahun ini ada penurunan dalam penyelenggaraan acara dibandingkan tahun lalu karena keterbatasan dana.


Incoming search terms for the article:

    alas ketangga asal usul kraton batok bolu
-----------
Bookmark and Share
Popularity: 2,296 views

Artikel yang Berkaitan

  • Jembatan Plunyon Kalikuning setelah Erupsi Merapi Disebuah lereng Gunung Merapi terdapat sebuah kawasan lain yang tidak kalah dengan Kaliurang. Namun kawasan ini telah hilang ditelan erupsi Gunung Merapi […]
  • Candi Sambisari Jumlah Candi yang tersebar di sekitar Kabupaten Sleman cukup banyak, namun sebagian besar orang hanya mengenai beberapa candi yang berukuran besar dan menjadi […]
  • Candi Gebang Nama Candi Gebang memang erat dengan nama kawasan perumahan yang terletak di daerah Condongcatur. Namun kenyataannya Candi Gebang benar-benar ada dan […]
  • Asal-Usul Upacara Bekakak Dikisahkan 250 tahun yang lalu ada sepasang suami-istri yang merupakan abdi dhalem setia Kraton pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I (Pangeran Mangkubumi) […]
  • Kaliurang Kaliurang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kaliurang berada pada ketinggian ±878 m dpl […]
  • Upacara Potong Rambut Gimbal, Tradisi Turun Temurun di Dieng Plateau Suatu keberuntungan bagi kami karena hari ini merupakan hari diselenggarakan upacara Potong Rambut Gimbal pada anak-anak dari penduduk Dieng Plateau. Kami […]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Comments on “Menengok Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketonggo”

  • bayuputra
    30 December, 2011, 6:32

    Suatu upacara yang harus di lestarikan, sebagai cerminan beragamnya budaya bangsa kita.

  • bayuputrabio
    30 December, 2011, 6:33

    saya belum pernah mengikuti kegiatan serupa … ingin rasanya bisa mengikuti upacara tersebut.

  • kang Soleh
    15 February, 2012, 15:51

    LANJUUT KAN…….maknai secara ariif

Leave a Comment