Menengok Rekonstruksi Candi Prambanan

Penasaran dengan perkembangan rekonstruksi Candi Prambanan pasca gempa yang melanda kawasan Jogja dan sekitarnya pada tanggal 27 Mei 2006, kami langsung berangkat menuju ke Taman Wisata Candi Prambanan yang terletak di perbatasan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah.

Kompleks Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi Prambanan dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I dan Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Candi Rara Jonggrang atau juga disebut Lara Jonggrang merupakan candi utama dalam Kompleks Candi Prambanan.

Memasuki kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, suasana taman sebagai jalan menuju ke area kompleks candi tidak banyak berubah. Fasilitas umum sudah tersedia secara lengkap dan terawat. Untuk menuju ke area kompleks candi Prambanan, pengunjung harus menempuh jarak sejauh 300 meter dari pintu masuk.

Pada tahun 1733, Candi Prambanan ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda, kemudian pada tahun 1855 Jan Willem IJzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Tahun 1991 dicatat UNESCO sebagai warisan sejarah dunia yang harus dilindungi.

Dalam perjalanan menuju ke area kompleks Candi Prambanan, kami menemukan informasi berupa pertunjukan Sendratari Ramayana yang ceritanya diambil dari relief dinding Candi Siwa, candi terbesar dalam kompeks Candi Prambanan. Sendratari ini sudah terdapat jadwal pertunjukannya dan tidak setiap hari ada pertujukkan, sehingga kita harus bertanya dahulu kepada pengelola kapan biasanya diadakan pertunjukan.

Pada tragedi gempa yang melanda kota Yogyakarta pada tangga 27 Mei 2006, terjadi kerusakan di beberapa pilar Candi Prambanan. Saat ini telah dilakukan proses penyusunan kembali batu yang lepas dari candi agar tidak membahayakan pengunjung dan kembali memasangnya kembali. Proses perbaikan ini berasal dari dana APBN dan sumbangan UNESCO.

Dalam perjalanan melewati area taman, dari kejauhan tampak kemegahan bangunan Candi Prambanan yang menjulang tinggi. Bangunan Candi Prambanan masih berdiri tegak walaupun terkena bencana gempa beberapa tahun yang lalu. Beberapa kerusakan vital telah diperbaiki sebelum dibuka kembali untuk umum.

Setelah dibuka kembali untuk umum, proses rekontruksi ulang perbaikan candi pasca gempa belum semuanya selesai. Masih ada beberapa pilar yang rusak dan belum diperbaiki karena proses rekontruksi ulang candi membutuhkan waktu yang cukup lama. Pagar pembatas yang terbuat dari kawat disusun mengelilingi candi yang masih dilakukan perbaikan dan rekonsruksi. Pagar batas ini menjadi batas aman bagi pengunjung yang mengunjungi candi ini dari hal-hal yang tidak diinginkan. Wisatawan hanya boleh berada diluar pagar pembatas yang memotong sebagian area kompleks candi.

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut.

Memasuki kompleks Candi Prambanan, para wisatawan termasuk kami hanya diperbolehkan memasuki beberapa candi. Candi Siwa sebagai bangunan candi terbesar dan beberapa candi masih dalam proses perbaikan sehingga kami hanya bisa melihat bangunan candi dari luar pagar pembatas.

Candi Siwa juga disebut Candi Rara Jonggrang karena didalamnya terdapat arca Rara Jonggang yang digambarkan sebagai Dewi Durga. Cukup kecewa karena kami tidak dapat melihat patung Roro Jonggrang yang sering disebutkan dalam Mitos Candi Prambanan. Kondisi Candi Siwa setelah terjadi gempa memang cukup parah, beberapa pilar dinding runtuh dan ujung paling atas patah jatuh ke bawah. Sehingga perlu penanganan khusus daripada candi-candi lain yang mengalami kerusakan yang tidak parah.

Kami hanya bisa memasuki Candi Brahma, Candi Wisnu, dan beberapa candi pendamping yang berukuran kecil. Di dalam salah satu candi terdapat Arca Nandhini yang berbentuk lembu. Semoga proses rehabilitasi Candi Prambanan segera selesai supaya tidak membuat kecewa wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan.

Di dalam Obyek Wisata Candi Prambanan juga terdapat Candi Sewu, Candi Bubrah, Candi Lumbung, dan Museum Candi Prambanan. Setelah puas berkeliling Kompleks Candi Prambanan kami berjalan menuju area candi lain yang terletak di Taman Wisata Candi Prambanan tersebut.

Candi Sewu merupakan candi budha terbesar kedua setelah Candi Borobudur. Diperkirakan Candi Sewu berumur lebih tua daripada Candi Prambanan.

Berjalan menyusuri candi-candi lain terletak di Taman Wisata Candi Prambanan ternyata cukup melelahkan. Candi yang terletak di ujung paling utara yaitu Candi Sewu merupakan candi yang lokasinya cukup jauh dari Candi Prambanan dan biasa ditempuh dengan menggunakan kereta. Namun terasa tanggung bila menaiki kereta mini menuju ke Candi Sewu jika kita sudah berada di Candi Bubrah.

Keberadaan Museum Candi Prambanan cukup melengkapi informasi yang ada di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan ini. Beragam informasi dapat diketahui dari tempat ini seperti dokumentasi penemuan candi, penggalian, dan renovasi yang dilakukan dari tahun ke tahun. Wisata di Taman Wisata Candi Prambanan cukup menambah ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai peradaban masa lampu di Indonesia. (text/foto: annosmile)

== Lokasi Candi Prambanan

Perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dengan DIY (Jalan Raya Jogja – Solo)

== Tiket Masuk Candi Prambanan

Senin-Minggu Rp20.000,-/orang

==  Info Sendratari Ramayana

Phone/Fax:  +62 274 496408

Bookmark and Share

Ada 94 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Setiawan DirgantaRa:

    mantap banget paparannya…
    saya pernah mampir disana yahun 2003

  2. buwel:

    Thanks Mas Referensinya… Siiip….

  3. arif:

    wah wes suwe durung mrono maneh, ndisik jaman smp po sd ya…lali…

  4. JAUHDIMATA:

    meskipun sering lewat, saya belum pernah masuk ke lokasi candi

  5. pinkparis:

    berapa lama ya kira2 rekonstruksi nya? 

    • annosmile:

      tidak dibatasi waktu pengerjaannya :)

  6. mawi wijna:

    hahaha, saya masuk ndak pernah pakai bayar. Cukup sebutkan nama warga desa KKN ku yg kerja di dalam sana dan otomatis boleh masuk sama satpamnya. wekekeke

  7. Ndoro Seten:

    Moga bar dipugar nggak tambah larang tikete yo?

  8. azaxs:

    mesti tambah apik yo kang.. jadi ingat waktu ke jogja motoran bareng2 kotareyog, mo ktemuan konco2 CA, pas acara ziarah blogger.. sempat bingung cari arah disana.. hehe

  9. Dinoe:

    Jd kepengen kesana kang..jujur saya tertarik dgn warisan budaya kuno berupa candi…kepengen lihat dari dkt karya arstritektur yg maha dasyat itu..

  10. ridu:

    tempat yang indah.. pengen ke sana deh.. hayuk kapan2 ke sana lagi heheh.. *ngarep deh

  11. aris:

    pengen juga ke candi ini, tapi…. :( jauuuuh….

  12. arihevea:

    Ada kalo lebih dari 10 tahun saya ke Prambanan.. dulu pas masih SMP sih.. dan nyampe prambanan malem.. rada ndak kelihatan patung2nya.. cuma sayang.. di beberapa bagian blok yang gelap.. ada aroma pesiing,,, duuhggg.. payah deh..

    Lam kenal ya mas Anno..

  13. endar:

    selalu saya lewati kalau pas pulang ke solo

  14. wahyu:

    scaffoldnya udah hilang…dulu sempat ada scaffold di tiap bagian candi..
    saya terakhir ke sana tahun 2007 akhir

  15. quinie:

    wawwww poto prambanannya kerenz pisannn. beneran jepretan sendiri?

  16. katakataku:

    2005 – 2010, wuihhhh hampir 5 taon saya ga kesana lagi (doh) kalo rekonstruksi dah beres kasih tau yah (evil_grin)

  17. aprillins:

    wwoooww.. terakhir ke sana tahun lalu .. ehuehueh :cool: emang keren banget kok..

  18. zee:

    Menurut saya tiket masuknya termasuk mahal juga. 15.000. Mustinya ya 6000 saja, kayak di Taman Hewan Siantar, cuma 6000 padahal binatangnya banyakkkkk banged.

  19. andry sianipar:

    Salam super –
    salam hangat dari pulau Bali –
    wow,,, sangat menarik artikelnya…
    pengen jalan tapi gak ada waktu bro…

  20. antown:

    kayaknya baru sekali deh kesana. jadi pingin lagi sambil nyeket2 disana :D

  21. Mamah Aline:

    udah lamangga ke candi prambanan, siapa tau kesana lagi renovasinya udah selesai jadi bisa masuk candi loro jonggrang

  22. lingkungan kita:

    rekonstruksi terhadap benda/warisan sejarah itu penting…asal tidak sampai menghilangkan nilai dan aspke kesejarahannya……

  23. Amink:

    kereeennn…kapan yak saya bisa kesana???

  24. topanz:

    wah..saya itu tinggal di jogja, tapi malah baru sekali ke prambanan

  25. suryaden:

    ngopo ra diambruke skalian ae to… malah dicagaki pring

  26. attayaya:

    menyusur Selokan Mataram ke Prambanan enak lho bro

  27. Deka:

    sayang saya belum sempat dan belum bisa mengunjunginya.

  28. Blogspreneur:

    Whohoho… sudah di rekonstruksi ya…
    Pas aku kesana waktu SMP dulu masih ambruk2 tuh batu2 nya…

  29. Rizal Islami:

    moga2 nanti saya kesana

  30. arsumba:

    jadi kepingin kesana ouey… sudah lama di jawa tapi ndak sempet jalan2 kesana… hmmm.. kapan ya…

  31. Just Bryan:

    Saya dulu pernah kesana…
    Tapi waktu SD…hehe

    Semoga rekonstruksinya cepat slese dan kembali seperti semula…

  32. oelil:

    aku yg deket malah baru sekali ke sana….kapan2 nek mulih dan ada kesempatan mampir lagi ah..smoga udah kelar rekonstruksinya..
    selanjutnya tour kemana kang…

  33. z4nx:

    ya semoga cepat selesai renov nya

  34. si Rusa Bawean:

    aku malah blom pernah kesana sama sekali
    :)

  35. SemutGeniNet:

    kemaren pas touring ke jogja sayang ga ke candi ini dikarenakan waktu yg tidak memadai (doh)

  36. Catur Ariadi:

    saya belum pernah berwisata di pulau jawa, masih disekitaran kalimantan saja :D

  37. edratna:

    Merenovasi candi memerlukan tangan para ahli dan biayanya tidak sedikit….
    Saya udah lama sekali nggak ke Candi Prambanan

  38. Dawam Multazam:

    suk kapan aku isa mrana meneh ya…..

  39. -alle-:

    pake TeJo yah ke prambanan? :D

  40. RhyzQ:

    peninggalan budaya yg luar biasa, suatu hari sy harus ke prambanan. harus…

  41. elia|bintang:

    saya udh kesana dulu pas keliling jawa.. pengen kesana lagi tapi entah kapan. ntar aja mungkin kl candi siwa udh kelar rekonstruksi :D

  42. zulhaq:

    dah teramat lama gak melewati prambanan

    *mampir gak pernah* :D

  43. Sumber Inspirasi:

    saya juga berharap perbaikan candi prambanan cepat selesai mas…karena itu merupakan warisan leluruh yang sangat berarti buat kehidupan kita sebagai warga negara indonesia pada umumnya…

    salam hangat..

  44. omagus:

    sudal lama sekali sejak saya lulus sma belum menengok lagi candi prambanan.
    pasti sekarang lebih bagus yah..?

  45. endar:

    dadi kelingan jaman bujang pernah dolan prambanan karo mantan pacar..

  46. babi ngepet:

    selamat malam…..ini kunjungan perdana di blognya mas, wakh keren buangert nih informasinya. wakh jalan jalannya asyik nih, kapan jalan-jalan ke jawa barat?

  47. edda:

    pgn bgt jalan2 kesana :(

  48. sauskecap:

    nah kalau yang ini dekat dengan kampung halamanku… yang sebelumnya belum pernah kesana… lebaran kemarin sempet mampir ke candi prambanan… nganterin saudara2 yang datang…

  49. dian:

    wah sudah lama saya tidak kesana nih hehehehe

  50. Allaeas Online Media:

    Harus terus kita jaga kelestariannya tuh,,… terutama kalo di jiplak negeri sebrang :(

  51. aldy:

    Syukur dech kalau hasil renovasinya tidak banya mengubah bentuk dan lingkungan sekitar candi.
    Sampai sekarang masih belum pernah melihat dari dari dekat setelah gempa.

  52. yusa:

    jadi teringat lagi waktu tugas ke Jogja ni Mas Anno.. ngunjungin prambanan sambil jalan2, .. asyik memang di prambanan, tp blm sempet liat sendratari ramayananya mas..krn denger2 malem yah pementasannya..

  53. warm:

    datanya lengkap bener, kang

    saya baru pertama ke candi yg keren itu.
    gak kebayang ya bikinnya dulu
    :)

  54. addiehf:

    kok tak di bales2 tiap respondnya disini (ninja)

  55. Candi Sewu Yang Terlupakan | TeamTouring:

    […] Comments annosmile: iya.. :P…annosmile: tidak dibatasi waktu pengerjaannya :)…addiehf: kok tak di bales2 tiap respondnya […]

  56. buwel:

    Moga lestari semua kebudayaan indonesia ya…

  57. ayas:

    pengen lihat sendratarinya :D tapi kapan yah kesana? :D

  58. Abi:

    Namun sepertinya wisatawan lebih tertarik ke Borobudur deh daripd Prambanan

  59. Yolis:

    aku belom pernah ke prambanan,, moga liburan semester ini bisa yaahh… moga rekonstruksinya juga udah beres…

  60. m4stono:

    saya yg deket aja cuman pernah sekali thok kesana :mrgreen: muaaaahaaaal

  61. Mblusuk ke Candi Pringapus | TeamTouring:

    […] yang dibangun pada periode awal seperti Kompleks Candi Dieng, namun tidak berkembang di daerah Prambanan dan sekitarnya melainkan berkembang pada candi-candi yang terdapat di Jawa Timur. Hiasan […]

  62. attayaya:

    prambanan…
    aku akan menjengukmu lagi

  63. nahdhi:

    Itu memang sudah dipastikan candi hindu atau baru perkiraan kang? Kok beberapa disainnya (dari kacamata awam saya) itu lain dari tipe-tipe peradaban hindu maupun budha.

  64. Zippy:

    Saya juga pernah ke Prambanan, cuma sebelum rekonstruksi…
    Masih banyak bangunannya yang rusak…
    Tapi bagus deh kalo sekarang udah pada diperbaiki… :)

  65. sherlomes:

    owh ternyata begitu ya rekontruksinya, thanks infonya gan :)

  66. dafiDRiau:

    Sebuah warisan budaya…
    saya belum pernah ke sana. jadi pengnen nih mas, tapi ditempat saya ada juga Candi Muara Takus

  67. munir ardi:

    candi warisan leluhur semoga akan tetap berdiri kokoh menjadi saksi sejarah bangsa ini , maaf mas baru bisa mampir

  68. rio2000:

    kok sepertinya pengerjaan prambanan belum selesai-selesai? saya terakhir main kesana 20 tahun yg lalu :)

  69. riuusa:

    wah….terakhir kali ke prambanan itu waktu TK…wakakakakak…. bener-bener deh aku ini lama nggak kesana… =))

  70. Hari Mulya:

    mertamu aLias berkunjung..

    saLam dari Purbalingga…

  71. Panorama Alam Kawah Gunung Bromo | TeamTouring:

    […] Seperti hal asal usul nama Tengger, Gunung Batok memiliki cerita tersendiri. Konon Gunung Batok terbentuk akibat lemparan batok (tempurung kelapa) yang digunakan untuk mengeruk pasir oleh seorang Bajak Laut yang sakti karena gagal memenuhi janjinya kepada Roro Anteng. Janji tersebut adalah membuat lautan di tengah-tengah gunung sebagai syarat melamar Roro Anteng. Cerita Roro Anteng ini mirip dengan Legenda Roro Jonggrang di Candi Prambanan. […]

  72. xitalho:

    Lestarikan peninggalan nenek moyang bangsa kita.

  73. xitalho:

    (doh) koq ilang komentarku… padal aku mendukung 100% pelestarian candi Prambanan…??

  74. Candi Plaosan | TeamTouring:

    […] Disekitar Taman Wisata Candi Prambanan terdapat banyak peninggalan situs Candi yang lepas dari perhatian kita. Salah satu situs candi yang cocok digunakan sebagai wisata alternatif yaitu Candi Plaosan yang terletak disebelah timur Taman Wisata Candi Prambanan. […]

  75. Itik Bali:

    Doh, aku ini katrok sekali yaaa…
    ngga tahu candi prambanan
    tapi suatu saat pasti aku kesana..

  76. slams:

    bulan april lalu aku kesana touring tunggal…
    kayanya udah selese semua kok
    cuma ada yg belum boleh dimasuki

  77. Candi Sambisari | TeamTouring:

    […] objek wisata Candi Sukuh. Perjalanan untuk menuju tempat ini melalui tanjakan yang cukup tajam d…Menengok Rekonstruksi Candi Prambanan (78)Penasaran dengan perkembangan rekonstuksi Candi Prambanan pasca gempa 27 Mei 2006, akhirnya […]

  78. rumania:

    waktu saya ke candi prambanan , candinya lagi di betulin jadi ga boleh masuk-masuk… tapi saya puas dengan keindahan candi-candinya…
    i like it

  79. Sebuah Cerita Tentang Candi Losari dan Bapak Badri | TeamTouring:

    […] yang baru ditemukan, bukan candi yang sudah terkenal sejak beberapa puluh tahun yang lalu seperti Candi Prambanan dan Candi […]

  80. Retribusi Kamera di Kawasan Wisata dan Ruang Publik, Resmikah??? | TeamTouring:

    […] Candi Prambanan (Resmi, dikelola PT Taman Wisata Candi bekerjasama dengan Kementrian Parwisata dan Ekonomi Kreatif) […]

  81. Air Terjun Gembyong | TeamTouring:

    […] dari Jalan Prambanan-Piyungan menuju ke timur melewati jalan menuju ke Desa  Wisata Dome namun berbelok menuju jalan […]

  82. Prosesi Upacara Tawur Agung di Candi Prambanan | TeamTouring:

    […] umat Hindu berjalan ke area meja panjang untuk mengambil sesaji dan meninggalkan lokasi pelataran Kompleks Candi Prambanan untuk mempersiapkan diri  melakukan Ritual Catur Brata selama sehari semalam pada keesokan […]

  83. Museum Radya Pustaka, Museum Tertua di Indonesia | TeamTouring:

    […] beberapa arca seperti arca Siwa, Durga, Mahakala, Nandi, Ganesha yang sebagian berasal dari Kompleks Candi Prambanan. Arca candi diletakkan di lantai dan terlihat kondisinya kurang terawat. Dikhawatirkan dengan […]

  84. Gurihnya Sop Ayam "Pak Min" Klaten | TeamTouring:

    […] Raya Jogja-Solo depan Candi Prambanan, […]

  85. Kraton Ratu Boko | TeamTouring:

    […] tenggara dari Taman Wisata Candi prambanan menjadi wisata favorit setelah Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Kelompok Gapura Utama terletak di sebelah barat yang terdiri dari Gapura Utama I dan II, talud, […]

  86. Jembatan Gantung Lemah Abang | TeamTouring:

    […] diatas Kali Gembyong (Sungai Gembyong). Kali Gembyong merupakan pertemuan antara Kali Lemah Abang (Prambanan) dan Kali Semilir (Gunung […]

  87. Sunrise di Candi Plaosan Lor | TeamTouring:

    […] sebelum matahari terbit dari kota Yogyakarta menuju ke arah perbatasan DIY-Jateng melewati Taman Wisata Candi Prambanan kemudian berbelok ke arah utara. Akhirnya kami tiba di dekat Situs Candi Plaosan Lor yang merupakan […]

  88. Potongan Batu di Dusun Kowang Prambanan | TeamTouring:

    […] yang hanyut terbawa arus banjir berasal dari kawasan candi yang berada di aliran sungai Opak utara Candi Prambanan. Belum ada studi lanjutan mengenai batuan candi yang ditemukan di tempat ini dan sepertinya hanya […]

  89. Senja di Candi Barong | TeamTouring:

    […] yang lokasinya berada di sebelah baratnya. Candi Barong terletak di kawasan perbukitan di selatan Candi Prambanan ini merupakan satu dari sekian banyak situs bersejarah yang ditemukan disekitar kecamatan […]

  90. Sejenak di Candi Lumbung Magelang | TeamTouring:

    […] Area Candi Lumbung berada di tepi jalan kampung yang posisinya lebih tinggi daripada sekitarnya. Saya menitipkan kendaraan di rumah penduduk kemudian bergegas memasuki area Candi Lumbung. Bangunan utama candi Lumbung mash terlihat utuh tanpa adanya candi pendamping (perwara) yang ada disekitarnya. Candi Lumbung menghadap ke arah barat dan memiliki kesamaan nama dengan Candi Lumbung yang terdapat di Kompleks Candi Prambanan. […]

  91. Gunung Batok | TeamTouring:

    […] Seperti hal asal usul nama Tengger, Gunung Batok memiliki cerita tersendiri. Konon Gunung Batok terbentuk akibat lemparan batok (tempurung kelapa) yang digunakan untuk mengeruk pasir oleh seorang Bajak Laut yang sakti karena gagal memenuhi janjinya kepada Roro Anteng. Janji tersebut adalah membuat lautan di tengah-tengah gunung sebagai syarat melamar Roro Anteng. Cerita Roro Anteng ini mirip dengan Legenda Roro Jonggrang di Candi Prambanan. […]

  92. Candi Ijo, Antara Situs Purbakala dan Lokasi Menikmati Senja | TeamTouring:

    […] sebagai situs purbakala, bukan tidak mungkin akan dikembangkan menjadi obyek wisata besar seperti Candi Prambanan dan Kraton Ratu […]

Kirim pendapat