Mendaki Puncak Suroloyo

This item was filled under [ Alam ]

Setelah menjelajah medan offroad Pegunungan Menoreh yang cukup melelahkan, perjalanan wisata kali ini belum berakhir. Setelah menemui jalanan beraspal, kami menelusuri jalan tersebut untuk menuju Bukit Suroloyo yang kabarnya dari puncak bukit bisa melihat pemandangan Candi Borobudur dari kejauhan.

Puncak Suroloyo merupakan salah satu bukit tertinggi di pegunungan Menoreh yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, tepatnya di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh. Memiliki ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan air laut.

Kami segera memarkir sepeda motor kami dan memulai mendaki tangga demi tangga untuk menuju Puncak Suroloyo. Beberapa bagian anak tangga mengalami kerusakan akibat longsor sehingga para pengunjung harus berhati-hati dalam melangkah agar tidak jatuh ke dalam jurang di sisi kanan dan kiri. Untuk menuju puncak tidak diperlukan waktu yang cukup lama, dalam waktu 15 menit akhirnya kami sampai di Puncak Suroloyo.

Menurut informasi, Puncak Suroloyo memiliki kaitan sejarah dengan Kerajaan Mataram Islam. Dalam Kitab Cabolek yang ditulis Ngabehi Yasadipura pada sekitar abad ke-18 menyebutkan, suatu hari Sultan Agung Hanyokrokusumo yang kala itu masih bernama Mas Rangsang mendapat wangsit agar berjalan dari Keraton Kotagede kearah barat. Petunjuk itupun diikuti hingga dia sampai di puncak Suroloyo ini. Karena sudah menempuh jarak sekitar 40 km, Mas Rangsang merasa lelah dan tertidur di tempat ini. Pada saat itulah, Rangsang kembali menerima wangsit agar membangun tapa di tempat dia berhenti. Ini dilakukan sebagai syarat agar dia bisa menjadi penguasa yang adil dan bijaksana.

Sampai di Puncak Suroloyo, kami melihat sebuah gardu pandang berukuran 3×3 meter dan terdapat sebuah arca Dewa Siwa berukuran 1 meter yang diletakkan di tepi gardu pandang. Sayang kondisi gardu pandang banyak terdapat corat-coret oleh perilaku orang yang tidak bertanggung jawab.

Mitos Puncak Suroloyo sebagai pusat atau titik tengah Pulau Jawa. Sebagian masyarakat Jawa percaya, jika ditarik lurus dari utara ke selatan, serta dari barat ke timur di atas pulau jawa, maka akan bertemu di Puncak Suroloyo.

Cuaca yang mendung ditambah waktu yang sudah siang membuat pemandangan alam yang tampak dari Puncak Suroloyo tidak begitu jelas. Kami agak sedikit kecewa memang, tidak bisa melihat pemandangan hingga titik terjauh. Disarankan bagi yang akan mengunjungi kawasan ini datang pagi-pagi sekaligus bisa melihat matahari terbit.

Menurut pendapat beberapa teman yang pernah berkunjung ke Puncak Suroloyo, momen terbaik ketika menjelang matahari terbit (sunrise), pemandangan alam cukup jelas dan bila beruntung akan melihat Candi Borobudur dari Puncak Suroloyo dengan menggunakan teropong. Selain itu bisa melihat empat gunung dari kejauhan yakni Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing.

Sebelum menuruni Puncak Suroloyo, kami menyempatkan berfoto dibeberapa spot yang terletak di Puncak Suroloyo. Di gardu pandang dan bendera merah putih menjadi spot yang kami pilih untuk berfoto bersama. Akhirnya kami menuruni Puncak Suroloyo dan mengakhiri perjalanan kali ini. Sebetulnya di dekat Puncak Suroloyo terdapat puncak bukit yang lain seperti Puncak Sariloyo yang terdapat arena flying fox dan Puncak Kaendran. Namun karena kami sudah cukup lelah, lain kali saja kami berkunjung ke puncak tersebut.

== Tiket Masuk

Dewasa : Rp2.000,-/orang

== Rute

Rute 1 : Jalan Godean – Sentolo – Kalibawang

Rute 2 : Jalan Magelang – Pasar Muntilan – Kalibawang


Incoming search terms for the article:

Bookmark and Share
Popularity: 5,600 views

Artikel yang Berkaitan

  • Eksotisme Curug Sidoharjo (4)
    Kabupaten Kulon Progo ternyata memiliki pesona tersembunyi berupa air terjun yang belum dikenal luas sebagai obyek wisata. Curug atau air terjun yang bernama Curug Sidoha...
  • Menelusuri Jalan Masjid Mataram (1)
    Ada salah satu nama gang yang menarik di sebelah utara Masjid Kotagede yang dinamakan gang Jalan Masjid Mataram. Konon, jaman dahulu gang ini merupakan jalan utama lalu l...
  • Bedug Kyai Dhondhong (1)
    Ada yang lepas dari perhatian kita ketika mengunjungi Masjid Kotagede sekedar melepas lelah di area serambi masjid atau menjalankan ibadah shalat wajib. Sebuah bedug yang...
  • Monumen Ngejaman Pakubuwono X (3)
    Nama Situs Ngejaman di Kota Yogyakarta ada tiga buah ditempat yang berbeda, salah satunya situs ngejaman yang terletak di sebelah barat bekas gardu listrik Babon Aniem at...
  • Langgar Dhuwur (1)
    Ada satu bangunan yang menarik perhatian saya ketika beberapa kali menyusuri perkampungan di Kawasan Kotagede. Pada bangunan tersebut terdapat sebuah ruangan yang digunak...
  • Situs Benteng Baluwerti Kotagede (3)
    Bukti keberadaan kerajaan Mataram Islam di Kotagede ditunjukkan oleh Makam Raja-Raja Mataram Kotagede dan Masjid Kotagede. Namun masih banyak bukti lain yang menunjukkan ...
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

27 Comments on “Mendaki Puncak Suroloyo”

  • mursid
    8 September, 2010, 20:52

    Yang jelas aku belum pernah nyampe situ.. :p

  • mawi wijna
    9 September, 2010, 10:05

    waktu itu kesana dan berkabut! beh

  • Nurrahman
    9 September, 2010, 11:33

    Pengen mrono,wingi yo bar diiming-imingi konco kos

  • geblek
    9 September, 2010, 19:29

    wah segan poso poso mendaki :)

    eh Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H

  • hasssan
    11 September, 2010, 0:45

    wah, pengen ke sana ni,

  • genthone kontrakan
    11 September, 2010, 19:55

    kapan touring lagi kk??

  • pututik
    12 September, 2010, 22:50

    mirip mirip sama gunung lawu ya

  • sibair
    16 September, 2010, 14:01

    muantep…. :D udah ke semeru belom bang ? :D

  • budies
    16 September, 2010, 14:04

    sekilas tadi aku baca judulnya puncak suroboyo, bareng baca ada kaitannya dengan menoreh, baru lihat judulnya lagi…ee salah

  • Tongkonan
    16 September, 2010, 18:05

    Wah, enak bgt nih.. bisa touring terus. :)

  • fahmarahman
    18 September, 2010, 12:41

    wah, viewnya apik . .

    tak pikir mendaki tenanan mas, ternyata mendaki anak tangga. hhe

  • bang FIKO
    18 September, 2010, 16:56

    Semangat terus team touring…. Berbagi aneka objek wisata dan petualangan. Kereeennn…

  • Fir’aun NgebLoG
    21 September, 2010, 8:53

    Kunjungan pertama Gan!
    Wah, mantab nich postingannya,
    Met Sukses yach :D

  • nurrahman
    22 September, 2010, 5:56

    eh ternyata tiket e murah yo

  • julicavero
    23 September, 2010, 9:57

    wow..asik deh kyknya touring jalan2 ya sob

  • neo renggana
    23 September, 2010, 17:19

    asyik tuh,,, :D

  • arifudin
    24 September, 2010, 23:53

    wah jadi pngin kesana hiks, lama ga’ naik gunung :)

  • aming
    27 September, 2010, 13:47

    cool……
    bikin ngiri aja bro….

  • ary vitax
    20 October, 2010, 20:45

    puncak suroloyo dah sering sy daki…karna dkt dengan tempat saya
    di GODEAN.yogyakarta..suasana pegunungan nya yang asri n indah
    bwat hati tenang n lepas pikiran

  • z4nx
    29 October, 2010, 7:09

    tour seperti ini memang melelahkan, tapi ada kebahagiaan dan kebanggaan yang lebih dari sekedar membayar lunas kelelahan..
    happy touring..

  • denmasaji
    1 December, 2010, 13:12

    alah-alahhhhhhh

  • rara
    21 January, 2011, 10:12

    asyik tuh kayaknya ,,,lain kali gabung ahhh

  • monic
    14 February, 2011, 12:04

    jdi pgn….. uiii

  • Muslimah
    23 May, 2011, 17:40

    Kapan ada touring lg ke pegunungan menoreh dan puncak suroloyo? Gabung ne…

Trackbacks

  1. Jelajah Pegunungan Menoreh | TeamTouring
  2. Eksotisme Curug Sidoharjo | TeamTouring
  3. Grojogan Watu Jonggol | TeamTouring

Leave a Comment