Mencoba Jalur Tawangmangu-Sarangan
Lama tidak menikmati dinginnya udara pegunungan membuat kami berkeinginan kembali menikmati perjalanan dengan melewati Jalur Tawangmangu-Sarangan. Lebih dari setahun kami tidak merasakan keindahan alam gunung Lawu yang memiliki pesona wisata yang cukup mengagumkan.
Gunung Lawu terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Merupakan Gunung berapi yang statusnya istirahat karena telah lama tidak aktif. Walaupun demikian dibagian lereng terdapat kepunden kecil yang masih mengeluarkan asap belerang (solfatara) dan uap air (fomarol).
Perjalanan dari kota Jogjakarta melewati Klaten, Solo, dan Karanganyar. Kemudian dari kota Karanganyar kami mengambil jalan menuju ke Obyek Wisata Tawangmangu. Jalanan mulai menanjak dan hawa dingin mulai terasa di kulit.
Melewati Objek Wisata Tawangmangu, kami tidak berhenti dan tetap meneruskan perjalanan untuk menuju ke kota Magetan. Dari Tawangmangu untuk menju ke Cemoro Kandang dibutuhkan jarak sekitar 9 kilometer dengan medan menanjak.
Melewati sebuah pertigaan jalan, terdapat 2 cara menuju ke Cemoro Kandang, sebelah kiri melewati jalan lama yang sempit dan tanjakannya curam dan sebelah kanan melewati jalan baru yang lebar dan tanjakannya tidak curam.
Namun jalan baru tersebut masih ditutup karena proses pengerjaannya belum selesai. Akhirnya kami menggunakan jalan lama yang tanjakannya cukup curam sehingga perlu berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor. Mendekati Cemoro Kandang, banyak penjual strawberry disebelah kanan dan kiri jalan.
Jalur Tawangmangu-Sarangan ini melewati beberapa objek wisata antara lain Air Terjun Jumug, Candi Sukuh, Candi Cetho, Kebun Teh Kemuning, Tawangmangu (Air Terjun Grojogan Sewu), dan Telaga Sarangan.
Sampai di Cemoro Kandang yang merupakan Pos Pendakian Gunung Lawu yang terdapat di Jawa Tengah. Saya berhenti sejenak disebuah warung makan yang sudah menjadi langganan kami saat melewati tempat ini. Menikmati makanan khas berupa nasi pecel dan teh panas untuk menghangatkan badan.
Akhirnya perjalanan kami lanjutkan melewati perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur berupa jembatan kecil yang dibagian tengah terdapat gapura kecil. Memasuki Cemoro Sewu yang merupakan Pos Pendakian Gunung Lawu yang terletak di Jawa Timur.
Ada hal baru yaitu telah selesai dibangun jalan baru dari Cemoro Sewu menuju ke bagian bawah Telaga Sarangan. Turunan tidak curam seperti saat menggunakan jalan lama.
Pembuatan jalan baru menerobos Gunung Lawu yang biasa disebut Jalur Tawangmangu-Sarangan diyakini untuk mempermudah akses menuju dari dan ke Kabupaten Magetan bagi kendaran besar yang sebelumnya tidak dapat melewati Jalur ini karena medan yang curam.
Tidak seperti jalan baru di dekat Tawangmangu yang belum di dapat digunakan. Disini pengguna jalan telah dapat menikmati jalan baru tersebut. Pemandangan cukup menarik saat kami melewati jalan ini. Ujung jalan ini berada di bagian bawah dari Telaga Wurung yang terletak di sebelah bawah Telaga Sarangan.
Incoming search terms for the article:
- tawangmangu sarangan (10) rute menuju grojogan sewu (6) jalan tawangmangu sarangan (5) tawangmangu (4) sarangan tawangmangu (4) jalur baru sarangan - tawangmangu (4) wisata tawangmangu (3) jalan baru tawangmangu sarangan (3) taman wisata antara sarangan - tawangmangu (3) keindahan tawangmangu (3) rute ke sarangan (3) artikel tawangmangu (3) sarangan (2) jarak tawangmangu magetan (2) jalur tawangmangu sarangan (2) jalan tawangmangu-sarangan (2) jalur touring ke sarangan (2) jalan ke tawangmangu (2) jalan ke sarangan dari solo (2) tawangmangu magetan (2)




42 Comments on “Mencoba Jalur Tawangmangu-Sarangan”
dalane sih anyar yo??
annosmile Reply:
December 15th, 2009 at 4:59 pm
iya bro. baru selesai pengerjaannya
Ndak kuat mobil saya ndaki ke Tawangmangu lagi Xp
kayaknya pernah lewat deh
belum pernah ke lawu
pen9een,,, ituh se9er bener ya udaranya
Wow yang jual strawberry gak takut kelindes truk apa?
Sbg orang karanganyar,isin aku…durung pernah njajal..kapan2 ah..

nek iki aku wis tau lewat…
terakhir aku lewat situ bareng sama Diki, solo-ponorogo pp…
dalane keren bgt.. pulang dari launching blogger bengawan tahun lalu, kawan2 ponorogo lewat situ
bagus bgt.. jalnnya jga bru,, pgi2 ksan,, hem,, sueger puol..
beautiful scenery
foto2 ditikungan dkt jembatan cemoro sewu
mantap
tawangmangu dan sarangan sepertinya akan menjadi satu paket wisata yang menarik.
aku juga pernah ke sana
itu dekat rumah nenekku
wah2 belum pernah kesana
marai pengen nyang lawu maneh…..
Udara gunung memang sueger dan bikin badan rilek ya…
wakh aku belum pernah kesana, tapi baca postingannya jadi pengen kesana nih….ngumpulin dulu logistik entar aku akan kesana……ok
Hingga selesai kuliah di Yogya, saya belum sempat juga berkunjung ke Tawangmangu, meski beberapa kali diajak teman-teman main ke sana.
saya pernah ke tawangmangu 9 tahun yang lalu, pas lagi berlibur ke Solo. gila sampai sekarang saya masih terbayang2 keindahan Curug tawangmangu tersebut…….
semoga cita-cita saya kalo dah lulus kuliah keliling Indonesia tercapai.
salam kenal dari cah brebes
aku terakhir lewat waktu dalam perbaikan, jadi semakin penasaran lihat hasil pengerjaannya…
hohohoh… jalurnya keren banget boss…. jadi pengin
adi kso2
kelingan sing ora ora bos
ndek jaman semono
Itu mampir beli strawberynya kaga bro ?
atau malahan ada yang ngasih di perjalanan
?
dalane ketok resik cah
Target selanjutnya kemana nich bro ?
aku nyambung ama komennya pak azaxs di atas:
Iyo. . dalane keren pak! ampek aku wedhi dewe pas mbok gonceng, hehe. .
Aduh jalan-jalan mulu ni anak ! :smile: :smile:
wah pemandangannya asri sekali
Pemandangannya bagus di sono. Jadi pengen ikut turing saya
alamnya pasti masih asri dan segar
iyo, rodo ngeri karo sing dodol strawbery,
pas tikungan sisan
kereeeeennn……..
jalannya sudah bagus, lebar dan lebih mendatar ya sekarang… d.~
wah club mana nichh ??? pernah kmana aja ???
touring paling jauh mana bung ??
Saya pernah lewat jalur tawangmangu – sarangan, tapi itu sekitar 13 tahun yang lalu
waktu touring Jogja – Sidoarjo
wah aku pernah ke sarangan tahun 87an, bisa beda kali penampilannya sekarang
”Saya berhenti sejenak disebuah warung makan yang sudah menjadi langganan kami saat melewati tempat ini.” Apa kalian sering bagpacker ? Hebat….sampai langganan warungnya hafal.