Mencicip Kuliner Timlo Solo Sastro

Mencoba kuliner di kota Solo memang tidak ada habisnya. Di salah satu sudut pasar Gedhe terdapat warung yang menyediakan kuliner khas Solo yang bernama Timlo. Warung yang dinamakan R.M Timlo Sastro ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Timlo Sastro didirikan oleh almarhum Sastro di seputaran Pasar Gedhe sejak tahun 1952. Warung ini buka dari pukul 06.30 hingga 15.30 WIB. Saat ini warung Timlo Sastro dilanjutkan oleh anak-anak Pak Sastro.

Setelah memarkir kendaraan, kami pun memasuki warung atau rumah makan Timlo Sastro ini. Setelah mencari tempat duduk, akhirnya kami memesan menu makanan timlo. Warung ini hanya menyediakan makanan berupa timlo, tidak ada menu makanan lain. Hanya saja terdapat variasi masakan timlo dimana ada timlo biasa, timlo komplit, timlo jerohan ayam, timlo daging ayam, dan timlo kulit ayam.

Sambil menunggu pesanan datang, disebelah ujung ada sebuah orkes yang menyanyikan lagu keroncong. Orkes yang disebut Orkes Timlo Sastro tersebut merupakan pengamen yang telah berada di warung ini sejak beberapa tahun yang lalu.

Pesanan timlo komplit tiba, akhirnya kami mencicipi kuliner ini. Kesan pertama tampak adalah kuah timlo yang bening seperti soto yang dibuat tanpa menggunakan santan, namun setelah dicicip rasa kuah tersebut gurih dan segar mirip seperti sop. Kuah timlo yang terbuat dari kaldu ayam kampung ini dihidangkan dengan berbagai macam isi, seperti ati ampela, irisan semur telur bebek berwarna kecoklatan, potongan daging ayam, dan sosis.

Sosis yang disajikan di makanan ini merupakan sosis khas Solo dimana seperti martabak telur yang digoreng. Namun porsi nasi putih yang dipesan isinya cukup sedikit sehingga kami harus memesan nasi putih lagi. Bila anda ke Solo jangan lupa mencicip kuliner yang lezat ini

== Lokasi

R. M. Timlo Sastro

Pusat: Pasar Gedhe Timur No. 1-2 (Balong) Solo. Telp (0271) 654820

Cabang: Jl. Dr. Wahidin 5 No. 30 (Ruko Tugu Lilin Penumping A5) Solo. Telp (0271) 728981

== Harga

Timlo Komplit = Rp 12.000,-

Jeruk Panas = Rp 3.000,-

-----------
Bookmark and Share

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Frenavit:

    Wajib nyoba nih Timlo.. Tapi kapan aku bisa touring ke Solo T.T

  2. mila:

    Belum pernah makan timlo… menyedihkan banget yak? heheee :p

  3. mawi wijna:

    hmmm…timlo…saya mau mencoba mencari kuliner semacam itu di Jogja

  4. wibisono:

    saya yang orang solo malah belum makan di sini. hehehe

  5. aming:

    bikin ngilerr….bikin ngilerrr…
    mantab gan info nya…

    lanjoottt………

  6. nurrahman:

    cedak tugu lilin kae berarti biso sekalian mampir mie ayam “terkenal” dgn mitos penglarisan ttt nya :D

  7. PiknikHore ke Candi Cetho dan Kebun Teh Kemuning | Annosmile! Blog:

    […] berada di Candi Cetho. Kami mampir sebentar di kota Solo untuk sarapan pagi yang sempat tertunda. Timlo Solo Sastro jadi pilihan untuk mengganjal perut yang terlambat untuk diisi. Akhirnya kami melanjutkan […]

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan TeamTouring. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.