Melihat Sisi Pancuran 7 Baturaden

This item was filled under [ Alam, Kawah ]

Nama Pancuran Pitu (Tujuh) merupakan kawasan yang paling terkenal di Baturaden diantara kawasan wisata lainnya. Seseorang belum dianggap pernah berkunjung ke Baturaden kalau belum mengunjungi kawasan ini. Kami menuju lokasi ini dari kawasan Lokawisata Baturaden dengan berjalan kaki sejauh 2,5km kearah atas bukit. Cara lain untuk menuju lokasi bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dengan jalan memutar melewati jalur Bumi Perkemahan Baturaden.

Pancuran 7 (Pitu atau Tujuh) merupakan salah satu kawasan wisata yang terletak dalam lingkungan Lokawisata Baturaden. Merupakan sumber air panas bumi yang terpancar langsung dari kaki Gunung Slamet yang keluar melalui tujuh pancuran atau lubang.

Seetelah melewati ratusan anak tangga, akhirnya kami tiba di pintu masuk kawasan Pancuran 7 (Pitu). Setelah membayar retribusi masuk kawasan Pancuran Pitu, kami kembali menelusuri anak tangga. Namun kali ini, kami menuruni anak tangga karena posisi sumber air panas bumi terletak dibagian bawah bukit.

Dalam perjalanan menuju ke sumber air panas, kami melewati kios-kios yang menjual aneka cinderamata dan makanan seperti bakso dan soto. Ketika tiba di lokasi sumber air panas Pancuran 7 (Pitu) suasana cukup ramai. Banyak wisatawan yang antre untuk merasakan panasnya air panas alami sekedar mencuci tangan dan membasuh muka secara bergantian. Disamping Pancuran 7 persis terdapat bangunan yang konon merupakan petilasan Mbah Atas Angin atau yang sering dikenal dengan nama Syekh Maulana Maghribi memiliki keterkaitan dengan asal usul Pancuran 7 (Pitu) ini.

Di dekat Pancuran 7 (Pitu) disediakan pula kamar mandi dalam bagi yang ingin mandi air panas yang berbau belerang ini. Selain itu disebuah tempat disebelah Pancuran 7, terdapat jasa pijat kaki dengan belerang yang didapat dari Pancuran 7 itu sendiri.

Di bagian bawah Pancuran 7 terdapat sebuah gundukan batu yang dialiri air belerang dari Pancuran 7 sehingga berwarna merah kecoklatan dan mengeluarkan uap. tempat tersebut digunakan beberapa wisatawan untuk berfoto ria. Disebelah bawah sebetulnya ada kawasan wisata menarik yaitu Goa Selirang, namun karena terbatasnya waktu kami tidak menyambangi tempat itu dan mengakhiri wisata di Pancuran 7 dan Baturaden.

== Tiket Masuk

Dewasa: Rp7.500,-/orang (harga per September 2011)


Incoming search terms for the article:

    mitos baturraden
-----------
Bookmark and Share
Popularity: 11,694 views

Artikel yang Berkaitan

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Comments on “Melihat Sisi Pancuran 7 Baturaden”

  • big sugeng
    14 September, 2011, 7:42

    Kayaknya saya pernah ke sana mas, waktu tugas di purwokerto pas jumat pagi sambil jalan jalan. Jadi kita didrop di suatu tempat terus jalan finisnya baturaden. Makan bubur dan tempe mendoan terus masuk ke sana

  • arqu3fiq
    17 September, 2011, 11:13

    Gila…jauh banget dari baturaden 2,5 Km. Setelah capek langsung ilang dengan berendam air panas nya.

Trackbacks

  1. Wisata Baturaden, Wisata Andalan Kabupaten Banyumas | TeamTouring

Leave a Comment