Mblusuk Air Terjun Njurug Pajangan

Beberapa kali saya mendengar cerita tentang keberadaan beberapa air terjun di wilayah kabupaten Bantul sebelah barat. Dalam suatu kesempatan saya kembali menelusuri keberadaan air terjun di kabupaten Bantul. Daerah Pajangan yang terletak di sisi barat kabupaten bantul ini terdapat potensi air terjun salah satunya Air Terjun Njurug

Air Terjun Njurug (Grojogan Njurug) atau saat ini dikenal dengan nama Air Terjun Jurang Pulosari dan Air Terjun Pulosari Krebet terletak di dusun Njurug, desa Sendangsari, kecamatan Pajangan, kabupaten Bantul.

Seperti biasa saya berulangkali tersesat dalam perjalanan menuju ke air terjun Njurug karena tidak ada papan penunjuk arah menuju ke air terjun. Sempat berkali-kali saya menanyakan rute menuju ke air terjun tersebut karena tidak ada kejelasan jalan. Meskipun terletak di kawasan Desa Wisata Krebet, potensi air terjun ini belum dikelola dan dikembangkan sebagai kawasan wisata. Peta wisata yang berada di kawasan Desa Wisata Krebet ternyata kurang membantu dan membingungkan

Perjalanan di Desa Wisata Krebet melewati kawasan sanggar kerajinan seni dan batik dilanjutkan melalui jalan bersemen cor. Hingga sebuah pertigaan kecil saya memarkir kendaraan di rumah penduduk dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak. Jalan setapak menuruni tebing berujung pada sebuah kandang peternakan ayam. Ada sebuah jalan kecil menyusuri tebing sungai dan menurut informasi jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan menuju ke kawasan air terjun Njurug Pajangan.

Perjalanan menyusuri tebing harus ekstra hati-hati karena jalan setapak berukuran sempit dan licin karena dibasahi tetesan air dari tebing. Sebelah kiri jalan setapak langsung berhadapan dengan jurang sungai yang tertutup oleh rerimbunan semak belukar. Dari kejauhan terdengar bunyi gemericik air tanda bahwa beberapa saat lagi akan tiba di kawasan air terjun.

Setelah bersusah payah melewati jalan setapak yang licin, akhirnya saya tiba di Air Terjun Njurug. Suasana Air Terjun Njurug sangat sepi dan tidak ada pengunjung lain ditempat ini. Keberadaannya jarang diketahui wisatawan dan tidak adanya papan informasi membuat tempat ini belum banyak dikenal.

Uniknya di sekitar Air Terjun Njurug ini banyak ditemukan batuan berbentuk persegi panjang. Bentuk batuan yang unik tersebut sepertinya bukan buatan manusia melainkan proses alam. Namun kondisinya sudah memprihatinkan karena sudah banyak corat-coret dan goresan oleh tangan yang tidak bertanggungjawab.

Saya memperhatikan kondisi batuan yang ada di sekitar sungai yang berjenis batuan kapur dan batuan kali, namun sebagian besar merupakan batuan kapur. Cukup wajar mengingat kawasan Pajangan merupakan perbukitan kapur yang memanjang di sisi barat kabupaten Bantul. Guratan-guratan batuan di sepanjang aliran sungai mirip dengan kondisi batuan tepi sungai yang dilewati air terjun di Gunungkidul.

Karena bukan musim penghujan, debit air terjun Njurug tidak deras namun masih terlihat ada air yang mengalir. Disarankan bila ingin menikmati derasnya air terjun Njurug datanglah saat pertengahan musim penghujan.

Dinding air terjun membentuk semacam payung dengan rongga yang ada di dalamnya. Proses pembentukkannya diperkirakan oleh pengendapan dan pengerasan air yang bercampur senyawa kapur di ujung bawah tebing air terjun. Pemandangan ini mirip dengan bentuk air terjun Jogan yang berada di tepi laut. Di beberapa tempat, batuan sungai ditumbuhi oleh lumut sehingga terlihat berwarna hijau.

Air terjun Njurug atau yang saat ini dikenal dengan nama Air Terjun Jurang Pulosari ini memang cukup berpotensi dikembangkan sebagai kawasan wisata dimana sebaiknya sepaket dengan wisata pedesaan. Keberadaannya di kawasan desa wisata Karebet cukup melengkapi potensi wisata yang sebelumnya telah dikembangkan yaitu wisata kerajinan dan seni.

Saat ini masih sedikit orang-orang yang mengetahui bahwa di dusun Njurug desa Krebet terdapat daya tarik lain berupa air terjun karena beberapa orang sekitar yang saya temui tidak mengetahui keberadaan air terjun tersebut. Sedikit informasi yang di dapat, di area Air Terjun Njurug atau Air Terjun Jurang Pulosari ini sering digunakan latihan oleh anggota TNI. Sedikit saran untuk berkunjung ke air terjun ini pada musim hujan karena debit air lebih melimpah daripada musim kemarau. (text/foto: annosmile)

-----------
Bookmark and Share

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jelajah Curug Banyunibo Pajangan | TeamTouring:

    […] sendiri juga terdapat air terjun yang bernama Curug Banyunibo. Karena lokasinya berdekatan dengan Air Terjun Njurug, akhirnya sekalian saja saya mengunjungi air terjun ini setelah puas menikmati keindahan air terjun […]

  2. Kedung Pengilon, Potensi Wisata Air Terjun di Desa Bangunjiwo Bantul | TeamTouring:

    […] Kedung Pengilon sepertinya terasa asing terdengar dibandingkan Air Terjun Jurang Pulosari atau Air Terjun Banyunibo yang ada didekatnya. Minimalnya informasi, publikasi, dan sulitnya akses […]

Kirim pendapat