Mancing Ikan Bandeng, di Brebes

This item was filled under [ Kuliner, Makanan ]

Setelah melakukan perjalanan dari Kuningan ke Brebes sambil berhenti di Waduk Malahayu, akhirnya kami memutuskan untuk memancing ikan di sebuah pemancingan yang terletak di sebelah utara kota Brebes. Perjalanan ditempuh selama 15 menit melewati jalanan desa yang menembus jalur pantura yang kemudian berbelok ke kiri sebelum memasuki perkotaan.

Memancing (fishing) adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga luar ruang (outdoor) atau kegiatan di pinggir atau ditengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan. Atau bisa juga sebagai kegiatan menangkap ikan atau hewan air tanpa alat atau dengan menggunakan sebuah alat oleh seorang atau beberapa pemancing.

Melewati jalan disebelah kiri terdapat sungai yang membujur panjang sejumlah peternakan itik. Memasuki sebuah pemancingan yang merupakan tambak ikan bandeng, kami segera meminjam alat pancing beserta umpan. Kemudian memilih posisi sendiri – sendiri di pinggir kolam. Waktu berjalan selama lebih dari satu jam, kami sama sekali belum mendapatkan satu ikanpun. Walaupun tempat ini merupakan kolam pemancingan dan tambak ikan bandeng, ternyata sangat sulit sekali mendapatkan seekor ikan bandeng.

Matahari telah berada di ujung barat, akhirnya salah seorang dari kami yaitu Reza mendapatkan sebuah ikan yang cukup kecil yang kurang layak untuk dimakan. Sayup – sayup terdengar adzan maghrib, akhirnya kami menyerah. Acara memancing kami akhiri sampai disini.

Kami langsung memesan satu kilo ikan bandeng bakar untuk dimakan bersama – sama dilokasi pemancingan. Memilih tempat makan disebuah gubuk dipinggir kolam, menambah keasyikan tersendiri. Sambil menunggu pesanan tiba, kami kembali mencoba memancing namun hingga pesanan tiba tak satupun ikan kami dapat. Rasa kecewa tidak mendapatkan ikan ada didalam benak kami. Kami pun tertawa dengan kenyataan itu, sambil bernyanyi meminjam sebuah gitar dari pegawai pemancingan.

Rasa kecewa hanya mendapatkan satu ikanpun akhirnya hilang dengan enaknya ikan bandeng bakar. Perut yang kelaparan ini memaksa kami menambah satu porsi nasi untuk mengenyangkan perut kami. Akhirnya perut kami telah kenyang. Jam telah menunjukkan angka delapan malam. Kami mengakhiri makan di pemancingan dan membayar tagihan makanan.


Incoming search terms for the article:

Bookmark and Share
Popularity: 3,872 views

Artikel yang Berkaitan

  • Menikmati Teh Poci di Alun – Alun kota Brebes (21)
    Setelah cukup puas makan ikan di pemancingan ikan bandeng, kami beranjak menuju ke alun - alun ibukota kabupaten Brebes. Kami kembali melewati sebuah peternakan itik dan ...
  • Nikmatnya Sate Blengong (63)
    Pernahnya anda mendengar nama Sate Blengong? Ya, Sate Blengong merupakan salah satu makanan khas Brebes selain telur bebek (itik) asin dan teh poci. Biasanya Sate Blengon...
  • Menikmati Bebek Bakar di Galabo (55)
    Berkunjung ke Solo untuk yang kesekian kali di malam hari, membuat kami berkeinginan untuk kembali menikmati suasana malam di Galabo yang terletak di jantung kota Solo. ...
  • Perjalanan Menuju Waduk Malahayu (20)
    Akhirnya tiba waktu untuk mengakhiri petualangan kami di Kuningan. Pagi yang cerah ini, kami berpamitan dengan Bayu dan keluarganya. Berat rasanya meninggalkan sejuta ken...
  • Mengintip Sentra Pembuatan Telur Bebek Asin di Brebes (53)
    Nama telur asin mungkin sudah tidak asing bagi mereka yang sering melakukan perjalanan menggunakan kereta api ekonomi dan bisnis menuju ke jakarta atau sebaliknya. Makana...
  • Rosid, Sang Penemu Telur Asin Panggang (1)
    Dari beberapa ratus toko dan pedagang yang menjual oleh-oleh telur bebek asin di Brebes, ada salah satu toko yang menjual telur asin yang lain daripada yang lain. Rata-ra...
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

13 Comments on “Mancing Ikan Bandeng, di Brebes”

  • cebong ipiet
    22 December, 2008, 8:20

    weee enaknyaaa
    kangen suasana alami ky gitu
    dulu mah suka mancing di kali

  • kawaii ayua
    22 December, 2008, 15:26

    waaa….kawaii ayu paling suka makan ikan……

  • masaguz
    23 December, 2008, 12:40

    weh, uwenak’;e rek mancing … nyamleng tuenan

  • tenyomimut
    23 December, 2008, 12:45

    wow, tuh poto yang pertama bagus banget bro..
    soulnya dapet ;)
    enjoy mancing bro.. gue juga agak suka mancing
    *dan gue adalah orang yang sering mancing sekaligus sering ga dapet ikan*
    *ga tau kudu bangga apa kudu nelangsa*

  • dikma
    25 December, 2008, 18:22

    wah asyiknya, apalagi matahari mo terbenam tuh

    annosmile Reply:

    sunset bro :D

  • pandjoel
    26 December, 2008, 14:28

    wah, mancing, enaknya emang pas bagian makan, hehe

    annosmile Reply:

    apalagi dibayarin bro :D

  • thekry
    28 December, 2008, 16:37

    Waduh ini yang mancing, sampai senja tiba…nampaknya belum dapet nih….fotonya!
    Salah umpan neh keknya, harus nya ganti umpan tuh mas…..atau jangan2 empangnya tak ditanami ikan??

  • gdenarayana
    29 December, 2008, 21:34

    sama dengan hobi saya neh kang, sayang sekarang udah jarang bisa mancing, dulu biasa mancing di laut, pagi2 berangakat…nyari hari yang pas..

    hikzz kuangen bisa mancing :(

  • bejo
    17 January, 2009, 14:48

    waow asyik tuh mancing dapat langsung di santap…maunya ya…
    tapi untung aja di tempat jual juga ya….nasib….

  • addiehf
    17 September, 2010, 17:02

    aku jg pernah lho kesana :D

Trackbacks

  1. Menikmati Teh Poci di Alun - Alun kota Brebes | TeamTouring

Leave a Comment