Kawah Sileri di sore hari
Setelah memasuki obyek wisata Dieng Plateau dan mencari penginapan untuk menghangatkan tubuh. Kami mencoba untuk mengunjungi sebuah kawah yang tidak jauh dari penginapan kami yang bernama Kawah Sileri. Suhu yang semakin dingin di sore hari ditambah sinar matahari yang sejak kami tiba disana tidak terlihat, tidak membuat nyali kami mengecil. Kami memacu motor kami ke arah barat sejauh ± 3 kilometer ke arah barat.
Kawah Sileri yang berwarna kelabu kental seperti leri sehingga dinamakan Kawah Sileri
Kawah Sileri merupakan kawah yang terluas di Dieng, yakni sekitar dua hektar. Salah satu kawah paling berbahaya di Dieng Plateau. Pada tahun 1964 dan tahun 1984 kawah pernah dua kali meletus, sehingga pengunjung hanya diberi kesempatan melihat kawah ini dari jarak beberapa ratus meter saja.
Suasana obyek wisata ini telah sepi dari pengunjung, penjual souvenir dan makanan, bahkan petugas jaga obyek wisata. Kami berpikir, sangat berbahaya bila kami berlama-lama disini. Pergantian siang dengan malam membuat tekanan udara berubah, dan sangat berbahaya bila mengakibatkan gas beracun keluar dari kawah. Udara dingin dan hujan membuat tubuh kami semakin kedinginan. Akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan tempat ini dan kembali ke penginapan.
Incoming search terms for the article:
- sejarah kawah sileri (7) kawah sileri (4) backpacker keliling indonesia pake motor (1) Kawah Sileri Dieng (1) sejarah kawah SILERI DIENG (1) sejarh candi dieng (1) tekanan air di kawah sikidang (1) tekanan udara di daerah dieng (1) telaga sileri (1)

18 Comments on “Kawah Sileri di sore hari”
waduh ada gas beracunnya ya…
gas beracunnya ga tiap saat kluar? duuh kok serem yaa…gimana taunya kalo gas yang kluar tu beracun?
wah mantap, keliling indonesia, pulau jawa…ke lain pulau dunk bos…ato keliling dunia sekalian..
ooo ada gas nya jugag yak? tp ada peringatannya kan?
apa ini kawah yang menginspirasi Ebiet menulis lagi itu yaaahhh (lupa nama lagunya)
annosmile Reply:
February 17th, 2009 at 6:34 am
saya juga lupa namanya
wah… kali ini potone kurang josss…
annosmile Reply:
February 17th, 2009 at 6:34 am
kopi joss mas andy
kayaknya seri bgt ini objek.
tp perlu ekstra hati2 ya saat disana.
wow pemandangan yang cukup menarik..
duh, pengen ke Dieng lagi..
kawah begini banyak blerangnya kan ya?
*
bisa dipake buat ngerontokin jerawat dong…
*kalo blom mati kena gas bracun
aduuh banjarnegara, aku bangga jadi warga banjarnegara…
hehehe…
pernah sekali ke sana.. memang indah ya.. serasa ada di atas awan.. kangen juga ke sana lagi…
wah.. 2 Hektar? luasnya ya…
Sayang gak bisa mendekat ya? Kalo gak berbahaya, mungkin bisa mendekat ya? Lebih bagus ya?
annosmile Reply:
February 20th, 2009 at 8:11 am
mungkin dengan nyali tinggi bisa saja mendekat
walaupun kadang terjadi hal yang tidak diinginkan