KA Matarmaja, Potret Transportasi Kereta Api Ekonomi Indonesia

This item was filled under [ Backpacker ]

Kumuh dan pengap, ungkapan yang cocok ketika pertama kali mencoba alat transportasi ini. Kami menggunakan alat transportasi massal ini saat akan menuju ke kota Blitar. Dengan membeli karcis di Stasiun Solo Jebres, kami tidak mendapatkan nomor tempat duduk karena stasiun tersebut bukan merupakan stasiun awal.

Dengan harga 26 ribu, Anda dapat menggunakan alat transportasi ini dari Jakarta menuju Malang via Blitar. Bandingkan dengan kereta eksekutif yang harganya lebih dari 8x lipatnya.

Menurut jadwal yang tertera di stasiun Solo Jebres, KA Matarmaja berhenti di stasiun Solo Jebres pada tengah malam. Kedatangan kereta api kadang mengalami keterlambatan setengah jam dan sering kali lebih dari satu jam. Keterlambatan kedatangan kereta api merupakan hal yang cukup lazim terjadi di negeri ini. Tidak heran bila kita datang terlambat dari jadwal pemberangkatan yang tertera di karcis penumpang, kita tidak akan ketinggalan kereta.

Memasuki gerbong kereta api Matarmaja, kami disuguhkan dengan penumpang kereta api yang tidur di lantai kereta api beralaskan koran dan ada juga yang tidur di bawah kursi. Mereka tidak seperti tidak menghiraukan apapun yang terjadi di dalam kereta. Saya berjalan dengan hati-hati supaya tidak menginjak tubuh mereka sembari mencari tempat duduk yang kosong. Bau minyak kayu putih hinggap di hidung kami, kami cukup maklum karena mungkin banyak penumpang yang terkena mabuk kendaraan.

Namun hasilnya nihil, diantara kami tidak satupun yang mendapat tempat duduk. Akhirnya kami duduk di lantai gerbong kereta beralaskan koran bersamaan dengan penumpang yang lain. Sangat tidak nyaman bila dibandingkan dengan kereta api dengan kelas bisnis maupun eksekutif. Namun, cukup maklum bila harga tiket ekonomi yang ditawarkan terlampau jauh dari harga tiket bisnis apalagi eksekutif.

Perjalanan selama 5 jam kami habiskan dengan duduk di lantai kereta api. Bagi orang yang tidak terbiasa melakukan perjalanan dengan cara seperti ini mungkin cukup menyiksa, namun bagi kami yang suka berpetualang hal tersebut adalah tantangan yang harus dihadapi.

Ketika kereta api memasuki kota Kediri, beberapa kursi penumpang menjadi kosong karena cukup banyak turun di stasiun kota Kediri. Akhirnya kami duduk di kursi penumpang, walaupun cuma sebentar karena kurang dari satu jam kereta api akan tiba di kota Blitar. Perjalanan yang cukup melelahkan ini akhirnya berakhir ketika kami turun dari kereta api ini di Stasiun Blitar. Pagi di stasiun yang disambut arus pedagang yang naik turun kereta api memberikan keunikan sendiri. Begitulah wajah perkeretaapian ekonomi Indonesia saat ini. (text/foto: annosmile)

== Harga Tiket Kereta Api Matarmaja

Solo – Blitar : Rp26.000,-/orang

== Informasi Jadwal Kereta Api

-----------
Bookmark and Share
Popularity: 21,206 views

Artikel yang Berkaitan

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

69 Comments on “KA Matarmaja, Potret Transportasi Kereta Api Ekonomi Indonesia”

  • Rozy
    5 April, 2009, 10:59

    gw naik kreta api cuma sekali doang hehehe
    jkt bandung
    habis di tempat gw nggak ada KA

  • azaxs
    5 April, 2009, 15:11

    Dan saya sangat menikmati situasi seperti itu kang :)
    Yang jelas harus waspada karena banyak pencopet di kereta ekonomi..

  • Pencerah
    5 April, 2009, 16:25

    begitulah kondisi transportasi di indonesia

  • easy
    5 April, 2009, 17:35

    walo udah berkali kali ganti presiden, KAI kita masih kayak gitu juga ya :D

    annosmile Reply:

    namanya juga transportasi massal:(

  • torik
    5 April, 2009, 18:11

    kasihan dan mengenaskan kalo di perhatikan nie..

  • bachtiar
    5 April, 2009, 18:44

    wahahahaha gue kapok naek kereta. udah telat , kotor , bau , gak nyaman

  • 3mnnm8
    5 April, 2009, 18:46

    walah… kereta api ya?? saya baru sekali nyobain :-)

  • zee
    5 April, 2009, 19:35

    Hmmm saya baru sekali naik KA, duluuuuuuuu bgd. Ya mungkin karena daerah saya mmudik tdk pake KA kali ya jd jarang2 pake transportasi itu. Cuma rada serem jg krn sekarang ini banyak kecelakaan KA.

  • MQ Hidayat
    5 April, 2009, 21:57

    Beberapa kali sempat akan naik, tp wurung.
    Yach, kapan2 akan mcoba untuk menaikinya.

    annosmile Reply:

    Belum pernah yo :P

  • pinkparis
    5 April, 2009, 22:01

    aku juga dah pernah naik Matarmaja, Malang – Jakarta, ampun deh, gak cuma manusia aja yang ada di dalam gerbong, ayam pun juga masuk (doh). cukup sekali saja deh naik Matarmaja …

    annosmile Reply:

    Saya cukup 2x :D

  • wennyaulia
    5 April, 2009, 22:15

    huwahh,,kalau bareng2 sih enak ya
    kalau sendiri itu yang ngebetin abis :D

  • Wongbagoes
    5 April, 2009, 22:16

    maklum kereta rakyat, yg terkadang tidak memanusiakan manusia…

    WC dijubeli penumpang, kolong tempat duduk dimaukin orang,,

    Saiya pun pernah harus tidur dengan burung yang kan dijual…

  • ammadis
    6 April, 2009, 1:40

    Haaa aku pernah naik kereta api model begini…iklannya bejibun euy…Kapok, nggak bisa tidur semenit pun!

  • ario saja
    6 April, 2009, 1:48

    secara gitu lo… bayangkan hanya 28ribu bisa nyampe perjalanan 1000 kilo lebih… tapi kok tetep seneng aja yah

    annosmile Reply:

    Namanya juga wisata bro :)

  • suryaden
    6 April, 2009, 2:03

    begitulah, ono rego ono rupo, tapi relnya sama kok….

    annosmile Reply:

    Gerbongnya yang beda :P

  • keliling kota
    6 April, 2009, 5:52

    wewww…..aku malah 4 jam pernah berdiri tuh di depan wc gara – gara kereta kelas tiga tuh penuh sesak dalam perjalanan jogja – bandung dan begitupun sepulangnya, sama saja…hiks…tapi memnag sensasinya di situ..hihihihihi

    annosmile Reply:

    kemarin saya juga duduk di depan WC :(

  • bocahbancar
    6 April, 2009, 6:06

    Wah memang kok Mas, kalau kereta ekonomi itu ya kaya gitu, parah …

    Tapi saya pengguna kereta kelas ekonomi mania kok, dari Jakarta, maupun dari Bandung, saya memilih kereta ekonomi saja…

    Eh pernah jalan2 di Bandung juga nich, mampir dunk, atau hubungi saya jika butuh bantuan..

    Salam hangat Bocahbancar……

  • warm
    6 April, 2009, 7:03

    saya malah gak pernah naik kerete eksekutif dari jakarta-surabaya ataupun sebaliknya, dan terkadang malah menikmati suasana kereta ekonomi yg kadang mirip pasar swalayan, apa saja ada :D
    coba saja Kerete Gaya Baru Malam atau Kertajaya, dijamin mateng didalem :mrgreen:
    yah itu, 35 rebu, yg penting slamet ..

  • Septian
    6 April, 2009, 9:17

    Woooogh…asik tuh kayaknya…..dah lama daku gak naek kereta…huhuhuhu

  • phiy
    6 April, 2009, 14:09

    aku pernah sekalinya seumur idup nek ekonomi ke luar kota,
    dan rasanya luar biasa, ga bakal bisa lupa gimana sengesaranya, hihihi..

  • agung agriza
    6 April, 2009, 15:11

    aku kalau naik kereta ekonomi itu takut .. :
    *asap rokok
    *pedagang yang keluar masuk
    *klo digerbong depan asap kereta masuk
    *panas
    *maling copet dan sebagainya
    *dll

    jadi, klo ke sby gitu, ak biasa naik turangga atau argowilis..wlopun agak mahal tp nyaman :)

  • suwung
    6 April, 2009, 18:17

    kangen naik kereta diriku

  • hedi
    7 April, 2009, 0:09

    … kami tidak mendapatkan nomor tempat duduk karena stasiun tersebut bukan merupakan stasiun awal.

    seumur-umur saya naik itu dulu, belum pernah ada tiket bernomor kursi, baik naek dari malang atau jakarta. itu memang kereta super ekonomi, kalo ga mau dibilang tragis ;)

  • tikno
    7 April, 2009, 4:12

    Memang kereta api masih menjadi alat transportasi pilihan

  • yudi
    7 April, 2009, 6:54

    ho oh tu, enakan numpak sing eksekutip :-D

  • Tuyi
    7 April, 2009, 9:40

    Enakan naik pesawat ga ada pedagang asongan…
    hwahahahah….

  • yoan
    7 April, 2009, 9:59

    hwahaha…

    saya sering tuh, naik matarmaja malang-jakarta…

    kagak asik kalo sendiri,
    asiknya rame2…

    :D

  • Andhika
    7 April, 2009, 10:19

    Matarmajanya yang dah new striping warna ijo daun gitu bukan?campuran kuning juga c..hehehe…

    Lebih baik naik kereta api, naik kereta pi lebih baik..

    Apalagi ekonomi..murah meriaaaahhhh….

  • antokoe
    7 April, 2009, 10:43

    sepur, transportasi masa yang dicari…

  • achoey
    7 April, 2009, 12:14

    Jujur, saya naik kereta api baru sekali
    Itu pun jarak dekat
    Banjar – Ciamis
    gratis :)

  • harianku
    7 April, 2009, 12:42

    murah meriah yah mas, tapi kadang tukang ngamen nya suka nyebelin :( btw i have present for you at my blog :)

    annosmile Reply:

    Terima kasih awardnya
    sudah saya ambil :D

  • sawali tuhusetya
    7 April, 2009, 14:29

    memang suasana dalam perjalanan KA kelas ekonomi ya begitu, mas anno. suk-sukan dan yang pasti campuran bermacam-macam bau numpuk jadi satu, hehehe … tapi saya suka juga kok naik KA klas ekonomi, jadi merakyat dan tdk mriyayeni, hehe …

  • Iwan Epianto
    7 April, 2009, 14:47

    Artikel dan Pengalaman yang menarik Mas, saya pernah ngalami waktu itu tahun 2001 mau nyobain naik kereta ke ke Yogya dan dengan kereta bisnis dari Gambir yg dijual tinggal ticket berdiri, saya pikir bisa duduk dilantai nggak masalah dan bisa pindah 2 hehe , nggak tahunya lama 2 penumpang tambah banyak untuk berdiri aja susah dan setiap stasiun saya mau keluar dari kereta sdh nggak bisa lewat.
    akhirnya sampai juga ke Yogya 11 jam berdiri. Cape dech.

    Terima kasih, Salam sukses.

  • siwi
    7 April, 2009, 19:04

    Weheheh.. Iya tuh parah banget kalo lihat kereta2 ekonomi itu, belum lagi banyak yang naik ke atas gerbong atau bergelantungan di pintunya. Btw, banyak yang ga beli tiket lho.. Kalo beruntung bisa nyampe di tempat tujuan gratis tis tis.. soalnya mungkin kondekturnya males desak2an nagih tiket :D

    annosmile Reply:

    saya yang beli karcis merasa kecewa
    nggak didatangin petugas..:(

  • Balisugar
    8 April, 2009, 7:56

    Bau minyak kayu putih ? barangkali ada bayi , duh kasihan penuh sesak

    annosmile Reply:

    memang ada bayi
    saya liat banyak kain selendang diletakkan di ujung kursi penumpang..:(

  • Rian Xavier
    8 April, 2009, 12:19

    seperti kata orang. Murah minta selamet. :D

  • munawar am
    8 April, 2009, 14:51

    sekali kalinya naek Matarmaja dari Jogja ke Malang…., ngeri Dab…., jurange jero-jero; ning yo tetep nglemprak wong numpake neng pintu samping WC terbuka .

    annosmile Reply:

    KA Matarmaja lewat Solo
    nggak lewat Jogja kang Nawar..:)

  • BlogKosong
    8 April, 2009, 22:39

    misi mas… wah klo sy parah bgt pas mudik pake KA bisnis padahal, sy dpt tmpat di sambungan antar gerbong (apa ya namanya?) yg setelah sy hitung di situ ada 14 org plus yg di toilet. bayangin saya harus bergantian duduk berdiri dg org di sblh sy (saking sempitnya). malam terasa panjang bgt dr madiun ke jkt wktu itu…ukh! –btw,lam kenal…

    annosmile Reply:

    namanya mudik
    apapun pasti dijalankan
    salam kenal juga

  • senny
    8 April, 2009, 22:55

    waduh! itu orang sama karung disatuin gt??

    annosmile Reply:

    tas, karung, manusia, dll..semua disatuin jadi satu..
    bisa dibayangkan coba :(

  • artasastra.com
    9 April, 2009, 2:16

    Wew..
    Perjalanan yang berat..
    Penuh peluh keringat..
    Sekaligus pebuh godaan..
    Gimana ndak..
    Penjual makanan berseliweran gitu..
    Hehehe.. :)

    annosmile Reply:

    yah..namanya juga kereta api ekonomi

  • denologis
    10 April, 2009, 18:40

    madiun-jakarta naek matarmaja 39000…. :)
    jakarta-madiun naek brantas 35000…. :)

    untungnya selalu dapet kursi nyaman, plus plus plus. :mrgreen:

  • novi
    13 April, 2009, 3:54

    ratusan-kali saya naik keretaapi cuma sekali naik Matamarja. Rutenya cukup panjang. pantas lebih mahal ketimbang Gayabaru

  • arqu3fiq
    20 April, 2009, 9:23

    Duh rasanya gimana naik kereta ekonomi. Capeknya ndak ketulungan. nggak banget dech aku naik Ekonomi, Resek sama pedagang asongan. Huft….BT

  • komikb4
    30 April, 2009, 7:54

    dulu waktu kecil dan masih ingusan sering naek matarmaja waktu ke jakarta…pulangnya naek mutiara…wakakakakaka….MATARMAJA emang top cuman Gaya Baru Malam yang bisa ngalahin MATARMAJA….tapi sekarang dah jarang ada orang bawa ayam atau kambing anek matarmaja…dulu waktu kecil masih banyak lho…

  • ciwir
    1 September, 2009, 21:07

    mbiyen kerep numpak ekonomi rak mbayar sinambi dodolan koran

  • rudis
    2 September, 2009, 0:03

    kapan aku numpak kereto ekonomi maneh

  • ahmed fikreatif
    8 February, 2010, 9:22

    untuk alternatif pulang ke Solo dari jakarta..
    kereta ini pilihan tepat krn tidak terlalu ramai dan waktu tempuhnya relatif cepat..

    (carane ikut2an kontribusi gimana nih)
    ini open web or gimana nih)

  • steele
    15 February, 2010, 15:18

    tapi gw pernah punya kenangan dapetin cwe wkt naik Matarmaja, ceritanya waktu mau ke Blitar n tuh cwe kul di malang. setelah itu tiap akhir taun wktu liburan gw pasti apelin tu cwe di malang juga naik matarmaja….tapi semua skrg tinggal kenangan …hix hix

  • SaipulHamdi(dot)com
    14 May, 2010, 15:58

    Bro….pngalaman dahsyat loe bikin tmbh smangat gw nich….kbetulan gw mo k blitar..insyaAllah minggu² ini…. thx bngt bro….jakarta – blitar

    BLITAR…I AM COMMING

  • DODI
    25 December, 2010, 18:40

    saya tetep bangga naek kereta api Indonesia . mau penuh kaya apapun tetep saya seneng .,.,saya maniak kereta api .,apalgi ekonomi

  • yoffie
    21 January, 2011, 10:48

    for me, naik kereta apa aja sama…

    yoffie Reply:

    kalau ada yang di bawah kelas ekonomi juga. maka saya akan pilih yang itu…..

  • ndelleriano esteban nade
    1 August, 2011, 15:01

    tapi sayang kereta matar maja sekarang udah ga lewat selatan lagi

Trackbacks

  1. Galabo, Kuliner Malamnya Solo | TeamTouring
  2. Welcome to Blitar | TeamTouring
  3. TeamTouring in Matarmaja Train 2009 | TeamTouring! Gallery Photo

Leave a Comment