Jika aku menjadi “Peternak Ayam Petelur”

Ketika berada di Blitar, kami tinggal di rumah seorang peternak ayam petelur mandiri yang bernama om itus. Rumahnya berada di daerah Talun, terletak di sebelah timur dari arah kota Blitar. Sekalian saja kami mencoba bagaimana cara beternak ayam petelur itu. Pagi hari, kami sudah berada di kandang ayam petelur yang terletak agak jauh dari rumah, yaitu masuk Kecamatan Wlingi, sebelah timur dari Talun.

Blitar merupakan daerah penghasil telur terbesar se Jawa Timur. Hasil produksinya dipasarkan hingga ke Jawa Barat dan Jakarta. Daerah Wlingi merupakan salah satu sentra peternakan rakyat khususnya ayam petelur. Usaha peternakan ayam petelur di daerah Blitar sebagian besar merupakan peternak mandiri dan sebagian kecil merupakan peternak plasma

Pagi-pagi kami harus berada di area kandang karena cukup banyak pekerjaan yang harus di lakukan hari ini. Pekerjaan pagi hari adalah mengambil telur dari kandang dan dimasukkan ke dalam wadah satu per satu. Dalam satu wadah atau krat dapat diisi oleh telur hingga 30 butir. Dengan kapasitas kandang 4000 ekor, cukup lama dan melelahkan bagi kami untuk mengambil telur.

Telur dimasukkan ke dalam pick up untuk dikumpulkan di gudang untuk diambil oleh distributor, namun sebelumnya dilakukan pemisahan telur berdasarkan ukuran. Setiap hari dan kadang dua hari sekali distributor yang bekerjasama dengan peternak mengambil telur yang telah dikumpulkan. Harga penjualan telur ditentukan oleh peternak dan distributor sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Setelah selesai mengambil telur, pekerjaan kami belum selesai. Kami kembali menuju ke kandang dan memberi makan ayam petelur supaya kebutuhan energi dan nutrisinya tercukupi sehingga hari esok bisa bertelur kembali. Bila kebutuhan nutrisi tidak tercukupi, dikhawatirkan produksi telur akan terhambat karena ayam berhenti bertelur. Masing-masing tempat pakan diberi pakan dengan jumlah yang telah ditentukan supaya tidak berlebihan dan tercukupi kebutuhan nutrisinya.

Kegiatan dikandang dilanjutnya melakukan vaksinasi pada ayam yang baru dipindah dari tempat lain. Vaksinasi dilakukan secara rutin untuk mencegah penyakit pada ayam selain itu membuat ayam lebih sehat dan lincah. Ayam yang baru dipindahkan tersebut merupakan ayam yang siap untuk bertelur karena baru saja memasuki waktu dewasa kelamin. Ayam petelur tersebut dipindahkan dari kandang starter yang lokasinya terpisah dengan kandang layer. Memvaksin satu per satu ayam dengan tetes mata pada ayam yang jumlahnya ribuan ini cukup sulit bagi kami.

Vaksin ND diberikan saat ayam berumur 3-7 hari. Merupakan vaksin inaktif. Cara pemberian ke ayam adalah diteteskan ke mata sebanyak 2-3 tetes. Sebelumnya vaksin ini dincerkan terlebih dahulu dengan cairan pengencer yang berwarna biru keunguan.

Siang hari, kami menuju ke kandang lain, untuk mengambil ayam fase layer untuk dipindahkan ke kandang utama agar bertelur. Cukup berat juga mengangkat keranjang kandang yang berisi 25 ekor sekitar 30 kg, berulang kali dinaikkan ke mobil pick up. Kemudian memindahkan telur yang sudah dimasukkan ke dalam box untuk dibawa ke gudang sebelum diambil oleh pembeli. Rasanya tubuh ini serasa mau patah karena kami jarang melakukan pekerjaan berat.

Malam hari, kami masih membersihkan keranjang kandang yang tadi digunakan untuk memindahkan ayam fase layer di sungai kecil depan kandang. Keranjang kandang ini kami bersihkan dengan sikat dan sabun. Kami tetap bersemangat mengerjakannya walaupun kondisi sudah lelah dan waktu sudah gelap. Secara teori, air sungai tidak steril untuk peralatan ternak unggas yang rawan terhadap penyakit. Namun dalam prakteknya, ternak ayam petelur jarang terkena penyakit karena sudah rutin di vaksin dan di dalam pakan juga sudah terdapat obat.

Kegiatan ini kami lalukan selama dua minggu sehingga kami menjadi lebih tahu mengenai usaha peternakan rakyat khususnya ayam petelur. Peternakan rakyat khususnya ayam petelur di Blitar cukup makmur, penghasilannya melebihi gaji pejabat pemerintahan daerah. Semoga eksistensi para peternak tidak terganggu oleh isu flu burung yang melanda negeri ini. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share

Ada 95 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. adit:

    cerita yang menarik om.. ditunggu cerita2 n pengalaman lainnya

  2. zenteguh:

    wah sudah menjelajah Blitar to mas, ditunggu cerita tentang peternakan sapi perah atau kebun rambutannya….

  3. SanG BaYAnG:

    Telor ayam bundar-bundar,ternyata mas mutar-mutar di blitar..ehehehe..

  4. faisal:

    wah jadi kangen istri di blitar….

    baru tahu kalo blitar pengahasil telur terbesar di jaaw timur. maksih sob informasinya

    • annosmile:

      sama-sama bro :)

  5. suwung:

    ngak neimpal telek ma?
    itu pekerjaan berat bagi peternak ayam

  6. zee:

    Gilee annosmile emg ga ada matinya. Jalan terussss….. ada aja apdetannya :), mantep mantep…

    Kalo beli di situ, dapat diskon gak mas.

  7. mawi wijna:

    wah enaknya jadi peternak telur, tiap hari bisa makan telur gratis…

  8. Huang:

    Yang lahir dulu: ayam atau telur?
    :D

    • annosmile:

      Tanya kenapa :P

  9. Seno:

    Tapi hati2 sekarang lagi musim flu burung, kemarin di kampung saya seorang perternah semua ayamnya mati kena flu.

    • annosmile:

      sekarang masuk zaman flue babi mas :)

  10. grubik:

    kapan maen ke peternak ayam kampus, hehe…

  11. Atca:

    aku jadi pembeli saja..

  12. enhal:

    hehehehehehehe…enak dunkz bisa tiap hari maem teluuur….sukses deh moga2 cita-citanya tercapai :D

    • annosmile:

      Amiinnn.. :)

  13. Catra:

    wah lagi panen telur sepertinya nih mas… hehehe

  14. yusdi:

    telur…..bahan makanan yang wajib ada dirumah…..tinggal siapin nasi+kecap atau mie instan dah cocok banget…….

  15. deena:

    cuma mo tanya nih pak…. bau gak si? beli telur di supermarket aja bauk apalagi kandang ayamnya….. haduh… dulu punya bokap ada, tapi karena aku ga tahan bauknya ya potoong semua deh tu ayam… hehe

    • annosmile:

      bau itu relatif
      klo udah terbiasa udah gag terasa bau lagi :)

  16. hryh77:

    wew.. mantab.. telornya bayak amat he..he..

  17. Eka Situmorang-Sir:

    Gak takut kena flu burung ?

  18. nyubi:

    spertinya ayam skarang bisa jadi solusi bagus
    swalnya flu burung sudah tergantikan dgn flu babi
    knapa mas gag coba aza jadi bener2 peternak ayam
    hee,,hee,,,hee

    • annosmile:

      terima kasih doanya :)

  19. JAUHDIMATA:

    wah bisa ikutan belajar ternak ayam …
    tapi saya lebih suka ayam KampuSng aja ah..

  20. mel:

    emang Blitar terkenal dg ayam petelur yah??? temen aq yg nikah ama org sana aja sekarang jd peternak sukses lho…

  21. sarah:

    kayaknya seru banget y… bisa makan telur tiap hr…hehehe

  22. imoe:

    beternak ayam bukan perkara mudah lho mas….kalo gak dapat caranya, bisa rugi….

  23. JONK:

    wah , seru punya nih, jadi pingin berwirausaha :)

  24. mas stein:

    weh, jadi inget masa kecil. dulu bapak saya pernah beternak ayam petelur walaupun ndak banyak, masih di kisaran ratusan ekor.

  25. madi:

    ini bisnis yang menggiurkan..
    jd mau buat peternakan ayam..

  26. gdenarayana:

    wah..kayake menjanjikan tuh jadi peternak ayam petelur mas :D

  27. ivan:

    Boleh donk saya copy materi ini. jadi kepingin ternak ayam…..

  28. Taktiku:

    hahaha… muantap tuh mas telurnya banyak banget

  29. haris:

    semoga tak ada lagi isu flu burung yang bikin peternak2 kita kesusahan. maju terus ayam Indonesia! he2.

  30. dwina:

    hmmm kalo peternak telur di blitar penghasilannya gede asikk juga tuh bisa dunk maen blitar ngeliat proses nelor na

    nice info nih mas.. thanks ya kunjungannya

  31. racheedus:

    Wah, asyiknya juga tuh. Berkelana ke Bilitar, pulang-pulang dapat ilmu tentang beternak ayam petelur. Sukses, deh. Semoga selamat dalam perjalanan.

  32. almascatie:

    akju pengen banget beternak ayam petlur neh.. *cita-cita yang belom kesampaian iks*

  33. aNGga Labyrinth™:

    Vaksin ND itu buat apa to mas?
    wah klo ayamnya banyak repot juga ya di kasih kayak gitua satu2

    Trus, tiap hari makan telr dong :D

    • annosmile:

      pencegah penyakit Newcastle Disease :)

  34. Ani:

    Nanti kalau pas ke Blitar mampir aaah

  35. sibaho way:

    para peternak itu sebenarnya bisa tetap eksis di tengah serangan krisis global lho… saat ini untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri saja masih keteter. kebetulan teman seorang peternak ayam petelur juga :)

  36. HumorBendol:

    Jadi Wlingi tempatnya telur yaa?
    Guru SMA ku dari sana, tapi kok gak pernah cerita ya?
    Takut telurnya dihabisin muridnya kali…
    Ditunggu cerita berikutnya bro…

  37. Uchan:

    Wah2 udah dapat bayangan mekanisme peternakan ayam. Tinggal nyari anak buahnya aja tuh bro, buat ngebentuk taipan baru industri daging dan telur ayam Indonesia :D

    (amin amin)

  38. prameswari:

    seru ceritanya….jadi mbayangin martabak telor. hihihi….

  39. adis:

    Wah protein tinggi tuh…

  40. andi:

    wahh… enak tuh, bisa sehat makan telur terus tiap hari…. :-D

  41. sunarno:

    jadi ingat teman satu kost dulu, jadi peternak ayam (bukan petelur), tiap habis panen pasti bawa pulang beberapa ekor dan karena semua cowok (tanpa ibu kost) masak bareng-bareng. Saya satu-satunya yang gak boleh ikut masak, tapi harus keluar modal untuk beli bumbu-bumbu

    • annosmile:

      asyik tuh :)

  42. nA:

    wahhh jadi kepengen ayam bakar, dimakan pake sambel super pedes,makan di sebuah gubuk di tengah sawah yang membentang luas………………. yummyyyyy

  43. phiy:

    hihi, judulnya dah kek reality show di transtipi :D
    tapi kalo gajinya bisa melebihi pejabat, boleh juga tuh, daripada jadi pejabat, rentan sama duit haram, mending jadi peternak :)

  44. Lala:

    punya sodara di TulungAgung juga punya usaha ternak ayam petelur, jadinya sering dikirimin telur heheh :D

  45. Rusa Bawean™:

    kalo melihat foto2nya
    seperti acara bosan jadi karyawan itu lohhhh
    :)

    • annosmile:

      wah..bosen jadi mahasiswa bro :D

  46. wahyu ¢ wasaka:

    kyk reality show aku ingin menjadi di salah satu stasiun televisi indonesia..
    nice post…

  47. warm:

    saya kira sampeyan sang pemilik peternakan keren itu,
    sampe hapal soal vaksin Newcastle Disease itu sgaala sih :mrgreen:

  48. erik7595:

    Wah kebayang susahnya megangin kepala ayam untuk divaksin.

    Besar banget peternakannya ya

    • annosmile:

      kapasitas 4000 ekor itu termasuk kecil
      disana juga ada kandang yang isinya puluhan ribu ekor
      nggak bisa dibayangkan :)

  49. aji:

    bisa nich turun ilmunya……..!!!!!!!!!!!!!!

  50. handra juntak:

    Wah enak nih mas,di peternakan ayam petelur,bisa tiap hari makan telur..hehehe..
    oya mas,punya alamat ato pengusaha ayam petelur lagi ga??klo punya tolong kasi tau saya lewat email aja ya mas..Terima Kasih Sebelumnya Mas..

  51. fapet ipb44:

    sanitasi ny perlu dperhatikan jga tuwh,…ga bsa jga tuwh bersih2 dsungai,…..

  52. belnas:

    para komentator cari info nih lokasi ternak telor ayam negri baik di jawa barat dan jawa tengah n terbuka untuk informasi distributor krn saya berminat membuka agen telur di jakarta mohon bantuan dari saudara – saudara sekalian. email graund27@yahoo.com

    terima kasih

  53. belnas:

    boleh tanya nih mas harga perpetinya berpa sih, saya ada niat mau dagang makasih nih infonya email saya graund27@yahoo.com.
    beri kabarnya mas segera

  54. kend:

    Mas ada gak pengusaha telur yg mau bagi ilmunya bagi kita yg baru mau mulai usaha ayam petelur,misalkan dikasih kesempatan belajar dan praktek langsung di peternakan tsb,mohon infonya Mas?Saya mau mulai dg 5000 ekor dulu,selama ini hanya tau teori saja,so mesti dimatengin dg praktek langsung nih.terimakasih sebelumnya Mas/pak.

  55. kend:

    Kawan2 semua ada gak info dimana alamat dan telpon pembuat kandang battery,thx all.

  56. dio:

    mas no hp orangx itu berapa ya ( peternakx) saya mau ternak juga nih. mw belajar….. kirim lewat email yah mas makasih dio.nova@gmail.com

  57. Solikan:

    saya juga ingin membuka usaha peternakan ayam petelur. tolong saya diberi informasi yang berhubungan dengan usaha peternakan tsb. berapa modal awal yang dibutuhkan (untuk peternakan skala kecil dulu karena masih pemula). Bagaimana bentuk dan cara pembuatan kandangnya? atau siapa yang bisa membantu membuatkan(tukang)?
    alamat tepatnya peternakan ayam petelur di Wlingi itu di mana? bisakah saya mendapatkan nomor HP pemiliknya?
    Tolong kirim lewat email thekde@yahoo.com
    Terima kasih……..

  58. zaky..:

    wah..
    this my dream friends…
    i wanna make this.

  59. Tri Adi Purna:

    saya baru merintis usaha dalam menjual telur ayam. saya mencari produsen (peternak) telur sebagai pemasok telur. terimakasih
    hub;085221496931

  60. siti julaliha:

    sya jadi sangat ingin jadi pengusaha ayam petelur seperti anda, tapi sayang saya hanya punya keinginan dan ada sebidang tanah saja, sedangkan untuk modal yang lain saya gak punya, mahon bimbingannya ya bozzzzzzzzzzzzzzzzz…………. syukron katsiroooooooooon……………………terimakasaih hatur nuhun………………………………

  61. siti julaliha:

    eeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhhh kirain abang ni yang punya peternakan,,,,,,,,,,,,,,,hehe……………………..

  62. ketut:

    kepingin nyoba ni mau ngak join ama saya buka cabang dibali saya menyediakn lahan aja……gimana?

  63. Alisan:

    Mas minta no telp dan alamat bpk peternak ayam petelur..

  64. imran:

    kira-kira apa cocok beternak ayam petelur jika lokasinya dekat laut, ada tidak no telpon bisa di hubungi untuk konsultasi cara beternak ayam petelur

  65. hendri:

    bagus banget cara kerjanya, bisa donk bagi2 informasi buat pemula seperti saya…
    bisa tau buat modal awalnya, atau rincian modalnya termia kasih……

  66. anche:

    siang mas, saya mo tanya jadi kalau saya beli buat dijual lagi harganya berapa ?? trus bisa diantar ga , aku tinggal daerah bekasi, 0812-195-30787

  67. hadiwijaya:

    Senang bisa baca teman2 kita yg mau belajar menjadi peternak ayam telur. Kebetulan saya juga baru 1th ini buka usaha peternakan ayam kampung jenis arab dan kampung asli. Jumlah produksinya baru 1000telur per hari. Bagi teman2 berminat mencoba telur ayam kampung saya boleh dan silahkan telpon di 0811983006 dg hadi.
    Terima kasih.

  68. Adi:

    Dimana ya beli bibiat ayam nya tuk daerah jwa barat.

  69. wahed:

    ya itu yg anda catat kan yg sukses,apa g ada catatan peternak yg gagal,maksud saya yg gagal apa penyebabnya jadi kan bisa di antisipasi,,ada gak

  70. ifa:

    tapi lw diliad tuh, sebenrenya tenak ayam tuh bukan hal yang mudah.
    selama ini og gzak ad peran pemerintah untuk mendukung para peternak yang ada di blitar eaaaaaaa.
    padahal itu bisa di jadikan pendorong ekonomi di blitar looooo
    sayang banyak peternak-peternak yang gulung tikar karena kenaikan bahan baku pakan
    toolong dung …..

  71. yutha:

    kapan2 main ke blintar ah…belajar beternak ayam…hehehehhe…..

  72. Noviano Cahyo Sulistio:

    Jadikanlah kota Blitar sebagai kota pengekspor telur ayam di dunia ! mampukah?

  73. yudi apriansyah:

    aq pengen jdi peternak ayam ,,,,,,,,,
    tpi aq bingung gak ada modal,,,,,,,,,,,
    gimana yha caranya agar jadi peternak

  74. fahmy:

    kalo blh tau apakah faktor cuaca berpengaruh kepada kesehatan ayam or penetesan telur..
    kalo untuk pemasaran yang bagus langsung ke pasar2 or toko mas..mohon di bantu.

  75. ahmad:

    mas, mau tanya donk, klo aku mau beli telurnya ada nomor yg bisa
    d hubungi g ya, thx

  76. nasruddin:

    aku ingin coba bisnis ayam petelur… dri mna hrus mmulai

  77. moh. nur aini:

    enak tenan yo mas jadi pengusaha ayam petelur
    kalau pengen telur kan gak usah beli tinggal masak ja

  78. Rian:

    pasti menjadi pengalaman yang tak terlupakan ya :)

  79. Pemisahan Telur Ayam Layer Berdasarkan Ukuran | TeamTouring:

    […] under [ Agrowisata ] Setelah telur ayam layer diambil dari kandang dan dikumpulkan, pekerjaan peternak ayam petelur mandiri belum selesai karena harus melakukan pengelompokkan sebelum dipasarkan atau diambil oleh para […]

  80. Belajar Vaksinasi ND | TeamTouring:

    […] penyakit atau virus yang berujung pada kematian ternak. Pada peternakan ayam tak terkecuali ternak ayam petelur dan ayam pedaging juga dilakukan […]

  81. Asih Yuni Kurniasari:

    Wah, tampaknya aku kenal sama wajah2 ini…dulu kuliah bareng, gak nyangka sekarang sudah jadi orang sukses..
    Semoga nular ke aku juga..Amin.

  82. Budidaya Lele di Kandang Ayam Petelur | TeamTouring:

    […] [ Agrowisata ] Sambil menyelam minum air, begitu peribahasa yang diberikan kepada para peternak ayam petelur atau ayam pedaging memiliki usaha sampingan memelihara ikan lele di kolama yang dibuat di bawah […]

  83. anza:

    blog ini luar biasa 
    artikelnya berkualitas dan inspiratif saya sangat suka dengan blog agan
    asli dan sangat bermanfaat
    mantap gan.. saya penggemar agan salam kenal and salam sukses 

Kirim pendapat