Jelajah Pegunungan Menoreh

This item was filled under [ Alam, Touring ]

Berawal dari sebuah keisengan, kami tertantang untuk menaklukkan jalur pegunungan Menoreh yang memanjang dari barat laut kota Wates hingga bagian selatan Kabupaten Magelang. Setelah puas berada di Waduk Sermo, kami langsung menjalankan misi menelusuri Pegunungan Menoreh ini.

Dari Waduk Sermo kendaraan kami pacu menelusuri jalan desa yang sempit dan memiliki tanjakan yang cukup curam disebelah utara. Jalan desa yang masih banyak lobang disana-sini ditambah dengan jumlah polisi tidur yang cukup banyak membuat kami lebih berhati-hati.

Akhirnya kami menemui jalan lintas kabupaten antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Purworejo. Jalan yang kami lalui ini sudah cukup lebar dan medannya tidak sesulit jalan desa yang kami lewati tadi. Kami melewati beberapa gunung kecil yang terletak di Kecamatan Girimulyo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Purworejo.

Disebuah ujung dari sebuah tanjakan, kami berhenti melepas lelah sambil melihat pemandangan yang terhampar luas. Jajaran Pegunungan Menoreh yang dibagian ujung masih terlihat jelas Waduk Sermo. Akhirnya kami meneruskan perjalanan menuju ke arah utara melewati objek wisata Goa Kiskendo yang terletak di desa Jatimulyo, kec Girimulyo.

Kembali menelusuri jalanan yang sempit yang ternyata masuk Kabupaten Purworejo tepatnya di Kecamatan Kaligesing. Hanya perasaan atau memang sedang tersesat, kami terus memacu kendaraan kami menelusuri jalanan yang sempit sambil bertanya arah kepada orang yang kami temui di pinggir jalan.

Akhirnya kami menemukan sebuah persimpangan yang tidak terdapat papan petunjuk arah. Tidak ingin tersesat untuk kedua kali akhirnya salah satu dari kami bertanya kepada penduduk yang rumahnya tidak jauh dari persimpangan tersebut. Beberapa menit perjalanan akhirnya kami kembali menemukan sebuah pertigaan yang berujung dengan kenekatan kami, memilih jalan yang kurang bagus namun pemandangannya bagus. Begitulah menurut pendapat orang-orang sekitar yang kami tanyain. Jalan ini merupakan jalan menuju ke sebuah desa Pagerharjo yang terdapat kawasan Desa Wisata Nglinggo, namun pada sebuah persimpangan setelah tanjakan kami mengambil jalan di sebelah kanan untuk menuju ke Bukit Suroloyo

Mulanya jalanan cukup baik untuk dilewati, namun selang beberapa kilometer kondisi jalanan semakin memburuk. Medan yang berkelok-kelok dan menanjak ini banyak lobang disana-sini sehingga perlu ekstra hati-hati dalam mengendarai kendaraan.

Firasat buruk, jalan yang semula beraspal berubah menjadi jalan tanah yang berupa tumpukan batu. Kecepatan motor dikurangi dan mencoba memilih jalan yang baik untuk dilewati. Beberapa kali ban roda tergelincir walaupun tidak sampai jatuh. Jalanan memang offroad dan cukup menyulitkan bagi motor kami yang hanya cocok di jalan beraspal.

Motor kami sempat tergelincir namun tidak sampai jatuh. Jalanan batu yang cukup licin ditambah beberapa jalan banyak terdapat lumpur yang tergenang air cukup menyulitkan kami melewati medan ini. Tergelincir berkali-kali memang cukup berbahaya mengingat sebelah kiri berupa tebing dan sebelah kanan berupa jurang.

Perjalanan melewati beberapa gunung di jalan tanah dan berbatu sungguh sangat melelahkan. Di tengah perjalanan sempat merasa putus asa karena tempat tujuan kami yaitu kawasan wisata Puncak Suroloyo belum sampai juga. Cuaca yang mendung cukup menakutkan karena posisi kami berada di tengah hutan belantara yang jauh dari pemukiman penduduk.

Untung saja kami berpapasan dengan seseorang yang sedang mencari kayu di hutan dan kami diberi tahu arah yang benar menuju ke kawasan wisata Puncak Suroloyo. Akhirnya satu jam lebih sedikit, kami berhasil melewati tantangan jalanan ini. Inilah pengalaman kedua kami melintasi jalanan offroad ketika sebelumnya di tahun kemarin melintasi jalanan offroad menuju Kawah Candradimuka.


Incoming search terms for the article:

Bookmark and Share
Popularity: 4,665 views

Artikel yang Berkaitan

  • Goa Seplawan, Antara Wisata Alam dan Sejarah (7)
    Ketika orang menyebut nama kabupaten Purworejo, pasti orang tidak akan terbayang mengenai objek wisatanya. Banyak orang beranggapan bahwa objek wisata di Purworejo kurang...
  • Berwisata di Waduk Sermo (20)
    Perjalan wisata di Kabupaten Kulon Progo kami lanjutkan menuju ke Waduk Sermo yang terletak disebelah barat laut kota Wates. Perjalanan melewati jalanan sejauh 10 kilomet...
  • Grojogan Watu Jonggol (4)
    Bermula dengan informasi Desa Wisata Nglinggo yang memiliki pesona wisata yang menarik dengan lingkungan yang masih asri. Akhirnya kami mencoba menelusuri sebuah kawasan ...
  • Eksotisme Curug Sidoharjo (4)
    Kabupaten Kulon Progo ternyata memiliki pesona tersembunyi berupa air terjun yang belum dikenal luas sebagai obyek wisata. Curug atau air terjun yang bernama Curug Sidoha...
  • Mendaki Puncak Suroloyo (27)
    Setelah menjelajah medan offroad Pegunungan Menoreh yang cukup melelahkan, perjalanan wisata kali ini belum berakhir. Setelah menemui jalanan beraspal, kami menelusuri ja...
  • Back to Kuningan (12)
    Setelah beberapa hari berada di Bandung, akhirnya tiba waktu untuk mengakhiri petualangan kami di Bandung. Kami berencana pulang ke Kuningan ke rumah teman saya, tempat k...
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

16 Comments on “Jelajah Pegunungan Menoreh”

  • riFFrizz
    6 September, 2010, 13:00

    gununge bentuke unik (gambar kedua)

  • mawi wijna
    6 September, 2010, 13:19

    wedalah ke Suroloyo aja rutenya pakai menyusuri Menoreh? ekstrim tenan…

  • budies
    6 September, 2010, 23:19

    itu apa ya yang diceritakan sh mintardja ” api di bukit menoreh” itu ya…anakku yang kembar sampai tak kasih nama AGNI-ARDI lho
    puncaknya keren mass

  • addiehf
    7 September, 2010, 2:04

    wuihhhhh mantap…….. menaklukkan gunung hanya untuk sebuah keisengan (applause)

  • katakataku
    7 September, 2010, 2:05

    @riffrizz: mecunghul; semacam punya yo (ninja)

  • koplak
    7 September, 2010, 7:23

    dulu diriku pernah mendaki bos di desa salaman magelang tepatnya

  • soewoeng plasu
    7 September, 2010, 7:26

    tapi si koplak pasti jalan kaki bukan naik motor

  • kota solo
    7 September, 2010, 9:10

    gambar gunung sing nduwur kui kok rodo saru ya,,, hahahahah

  • Pencerah
    9 September, 2010, 1:03

    ketoke wis tau mrono

  • munawar am
    13 September, 2010, 6:01

    uhanniukum bi’iidin sa’iid.. taqabbalallohu minna wa minkum minal ‘aaidiina wal faaiziin, mohon maaaf lahir batin

  • mas mojo
    21 September, 2010, 14:16

    dulu jaman belum ke jakarta masih sangat banyak waktu( belum kerja) pernah sampe atas bukit suroloyo sama temen2 tapi lewat sisi barat , sekarang di sisi utara timur sudah ada hotel mewah untuk ukuran saya namanya ” Hotel AMAN JIWO ” untuk standar hotel bintang 4 hebatlah untuk kawasan yang notabene jauh dari kota besar.

  • Hera
    12 February, 2011, 20:53

    Pegunungan menoreh dilihat dari Timur terlihat lekukan-lekukan terlihat cantik, apalagi sampai menyusurinya lewat jalan-jalan kecil yg jarang dilewati mungkin memberikan pengalaman yang mengasikkan. Saya dari Sleman barat jadi agak dekat dengan kulon progo. Di kulon progo ada Pemakaman Pahlawan Nyi Ageng Serang Kl tertarik berkunjung saja.

Trackbacks

  1. Berwisata di Waduk Sermo | TeamTouring
  2. Mendaki Puncak Suroloyo | TeamTouring
  3. Grojogan Watu Jonggol | TeamTouring
  4. Eksotisme Curug Sidoharjo | TeamTouring

Leave a Comment