Jelajah Curug Banyunibo Pajangan

Cukup sering saya mendengar nama Banyunibo yang merupakan nama beberapa air terjun di Gunungkidul. Namun baru kali ini saya mengetahui bahwa di Bantul sendiri juga terdapat air terjun yang bernama Curug Banyunibo. Karena lokasinya berdekatan dengan Air Terjun Njurug, akhirnya sekalian saja saya mengunjungi air terjun ini setelah puas menikmati keindahan air terjun Njurug.

Curug Banyunibo Pajangan terletak di Dusun Kabrokan Kulon, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, DIY. Memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan dibagian bawahnya terdapat kolam kecil.

Perjalanan untuk menuju ke air terjun Banyunibo ini sama sulitnya dengan ketika menuju ke air terjun Njurug, tanpa ada papan petunjuk arah. Melewati jalan yang terbuat dari cor semen kemudian memasuki semak belukar menyusuri tepian sungai yang berujung ke  Curug Banyunibo.

Karena jalan yang saya lalui salah, saya harus menuruni tebing di sisi sebelah air terjun dengan merangkak dan hati-hati karena cukup curam dan berbahaya. Tiba di tepi aliran sungai yang berhulu ke Curug Banyunibo, saya bertemu dengan beberapa orang yang sedang mencari ranting kayu diantara semak-semak dan bertanya rute sebenarnya untuk menuju ke Curug Banyunibo.

Setelah mendapat penjelasan dari orang yang mencari ranting kayu, diketahui rute untuk menuju ke Curug Banyunibo sudah dibuatkan jalan yang lebih nyaman dan mudah dijangkau dengan melewati jalan setapak yang memutari tebing dan bukit  terlebih dahulu dari jalan yang kami lalui yang langsung menuruni tebing bukit.

 

Saya melanjutkan perjalanan menyusuri tepian sungai dan mengamati aliran sungai yang tidak terlalu deras. Batuan-batuan yang berada di dasar sungai terlihat dan teksturnya cukup mirip dengan batuan di Air Terjun Njurug yang berupa batuan kapur namun tidak ditemukan batuan kali yang berwarna hitam seperti di aliran sungai yang dilewati Air Terjun Njurug.

Tiba di kawasan Curug Banyunibo terlihat pemandangan air terjun yang lumayan indah. Curug Banyunibo Pajangan ini lebih tinggi dibandingkan dengan Air Terjun Njurug Pajangan dan dibawah air terjunnya terdapat cekungan (kedung) yang sepertinya cukup dalam karena terlihat tenang.

Kawasan di sekitar Curug Banyunibo terlihat lebih terawat dengan beberapa bagian telah dibersihkan dari semak belukar. Di sebelah ujung telah dibuat tanggul sederhana dari susunan batuan dan pada pohon ada tulisan larangan nyetrum di sungai untuk mencari ikan. Sepertinya warga sekitar telah mengetahui potensi tersembunyi dari Curug Banyunibo dan perlahan-lahan ingin merawat dan mengenalkannya kepada masyarakat umum. Tidak lama lagi kawasan Curug Banyunibo akan menjadi kawasan wisata alam dan air terjun baru yang akan menarik banyak wisatawan.

-----------
Bookmark and Share

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Fajar:

    meluncur ke lokasi…

  2. Rojak is Reza:

    aaaah gilaaa pengen banget ke sana liburan ini

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan TeamTouring. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.