Candi Sewu Yang Terlupakan

Masih terdapat di Obyek Wisata Candi Prambanan, di ujung sebelah utara terdapat Candi Sewu. Candi Sewu ini jarang disinggahi wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan karena jarak tempuh ke Candi Sewu ini sejauh 800 meter ini cukup melelakan bila ditempuh dengan berjalan kaki.

Candi Sewu adalah candi buddha yang dibangun pada abad ke-8. Merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua setelah candi Borobudur di Jawa Tengah. Candi Sewu berusia lebih tua daripada candi Prambanan. Sebenarnya hanya terdapat 257 candi, oleh masyarakat setempat candi ini dinamakan Candi “Sewu” yang berarti “seribu” dalam bahasa Jawa. Penamaan ini berdasarkan kisah legenda Loro Jonggrang.

Suasana Candi Sewu tampak sepi pengunjung dibandingkan Candi Prambanan. Cukup wajar mengingat lokasi berada di ujung utara Taman Wisata Candi Prambanan yang cukup jauh bila ditempuh dengan berjalan kaki dan wisatawan yang datang ke candi ini kebanyakan menggunakan kereta wisata yang berhenti sebentar untuk mengambil foto dari luar kompleks candi.

Berdasarkan prasasti yang berangka tahun 792 dan ditemukan pada tahun 1960, nama asli bangunan ini adalah “Manjus’ri grha” (Rumah Manjusri). Manjusri adalah salah satu Boddhisatwa dalam ajaran buddha. Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 masehi pada akhir masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Rakai Panangkaran (746 – 784) adalah raja yang termahsyur dari kerajaan Mataram Kuno. Adanya candi Sewu yang bercorak buddha berdampingan dengan candi Prambanan yang bercorak hindu menunjukkan bahwa sejak zaman dahulu di Jawa umat Hindu dan Buddha hidup secara harmonis dan adanya toleransi beragama.

Memasuki gerbang masuk candi Sewu, disebelah kiri dan kanan terdapat Arca Dwarapala, yang merupakan raksasa penjaga candi. Kondisi arca masih terawat dengan baik walaupun ada beberapa bagian yang mengalami pelapukan.

Seperti halnya Candi Prambanan, Candi Sewu ini juga mengalami kerusakan akibat Gempa Jogja 2006 kemarin. Candi utama saat ini sedang mengalami perbaikan sehingga wisatawan dilarang memasuki candi utama ini. Candi-candi kecil mengelilingi candi utama. Kompleks Candi Sewu dilihat dari udara membentuk pola Mandala.

Candi perwara (pengawal) ukurannya kedua terbesar setelah candi utama. Setiap penjuru mata angin terdapat sepasang candi perwara yang saling berhadapan, tetapi kini hanya candi perwara kembar timur dan satu candi perwara utara yang masih utuh.

Walaupun masih mengalami perbaikan, wisatawan diperbolehkan mengelilingi candi ini dan hanya dilarang memasuki candi Utama yang terdapat di tengah-tengah Kompleks Candi Sewu karena bangunan candinya mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian atas.

== Lokasi

Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah

Bookmark and Share

Ada 53 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. peri:

    aku juga mau kecandi sewu :)
    foto terakhir kerenz
    salam kenal

  2. itempoeti:

    ora lali…
    mung wis suwe ora mrono…

  3. hanhan:

    Wah saya malah belum kesampaian berkunjung ke tempat ini, kapan ya…?

    Sukses selalu ya buat perjalanan-perjalanannya… :)

  4. Muji:

    Saya baru sekali ke candi sewu. itupun waktu saya SD.

  5. Aulia:

    semoga dengan semangat teman2, candi ini tetap terpelihara :D

  6. bisnis online ala eros:

    padahal jumlahnya hanya 257

  7. Dangstars:

    Semoga Pemerintah ataupun Instansi Terkait mengambil inisiatif,jangan sampai itu Candi hancur seperti kuburan yang tak terawat.
    Bagaimanapun itu adalah Sejarah yang perlu dilestarikan.

  8. sauskecap:

    berhubung ini ga terlalu jauh dengan daerah asal, saya juga sering maen disini… yang menjadi pertanyaan apakah jumlah candinya 1000?

  9. ofaragilboy:

    jadi inget masa-masa SMP study tour ke candi sewu.

    @ sauskecap
    sering maen tapi ga pernah ngitung ya hehehehh

    salam

  10. wahyu:

    lha aku kok ra mudeng ono candi sewu yo? harus diparani ni sisuk2..
    thx infonya :)

  11. alhejawi:

    Wah belum pernah kesana, candi yang pernah saya kunjungi ya hanya candi Borobudur, itupun waktu studytour sekolah dulu :D

  12. buJaNG:

    Hemmm… kok bisa ya dinamakan candi sewu, padahal kan nggak sampe seribu candinya.. :D

  13. gajah_pesing:

    trakhir kesana tahun 1994

  14. vany:

    aku prnh ke candi prambanan, tapi aku blm smpt mampir kesana, mas…hehehe
    kalo pas mampir ke jogja, temenin ya kesananya :D

  15. yani:

    aku udah pernah kesana memang indah sekali

  16. hanif IM:

    wah, team lagi jalan2 lagi? asyiknya jalan2 terus… hehe, kapan di ulas tentang wisata2 alam di Jogja?

  17. Bang Iwan:

    kayaknya obyek ini memang terlupakan
    perlu promosi yang gencar, aku baru tau dari sini.
    Makasih banyak
    Salam sukses dan Sehat selalu.

  18. dhodie:

    Mengunjungi candi-candi yang belum terkenal memang lebih mengesankan. Candi ini salah satunya. Mantaps bro.

    Oiya, foto loncat terakhirnya jadi bikin saya dejavu waktu ngunjungi Kompleks Candi Dieng :))

  19. Aribicara:

    Foto terakhir paling Seru, Ngeliat Penghuni Candi Sewu lagi Histeris.. wkwkwkwkwk :D

  20. dian:

    Sebagai warga baru di Jogja, saya melapor kalo belum pernah berkunjung. Sekaligus berjanji akan secepatnya berjalan ke sana.
    Lihat betapa kayanya negeri ini ya.
    Salam

  21. ciwir:

    suwe ra dolan mrono meneh kie

  22. zee:

    Gempa sedikit saja bisa buat arca berantakan, giman dengan gempa Jogja yg lumayan keras ya.
    Menjaga keaslian candi ternyata berat ya :D

  23. nothing:

    saya selalu kagum dengan candi, selalu kebayang piye carane wong mbiyen mbangun kuwi, begitu megah anggun dan rumit.
    candi borobudur, candi prambanan, candi sewu, candi boko, dan banyak candi kecil lainnya di kawasan klaten wis tak tak jelalahi. candi sukuh ama candi cetho di karanganyar solo yo wis tak tak dolani. candi di jatim juga banyak sing wis tau tak deleng

  24. joe_rock:

    aku baru tau ini lihat candi sewu…
    keren ternyata… wajib coba nih.. :)

  25. oelil:

    Dari bentuknya kok malah mirip arsitektur candi Hindu ya kang…atau ada cerita khusus tentang itu…aku lali sejarahe we

  26. mawi wijna:

    dwarapala bukan dwalapala

  27. KangBoed:

    Mangstaaabbbss mas.. saya pernah mampir dulu.. wadoooh pokoke budaya kita memang OKE.. sayang selalu dikesampingkan saat ini

  28. Khery Sudeska:

    Candi yang satu ini memang punya keunikan tersendiri. Walau tak sebesar Borobudur, tapi saya lihat nilai seninya lebih tinggi. Mudah2an setelah pembenahan nanti tambah ciamik aja ini candi…

  29. Blogger Terpanas:

    Kalau candi sewu saya belum pernah kesana. Perasaan juga baru dengar. Tapi kalau candi prambanan dan juga borobudur saya sudah sering ke sana.

  30. Program Kasir:

    Semoga pemerintah dapat mengembangkn objek wisata candi sewu ini.
    Agar tempat wisata ini bisa jadi ramai lagi dan kita bisa menjaga dan melestarikan kebudayaan alam dan objek wisata.

  31. zulhaq:

    oh candi sewu yang tak pernah diriku injak dan melihatnya secara langsung

  32. soewoeng:

    woalah tak kiro prambanan itu candi sewu

  33. trendy:

    udah lama nggak kecandi!
    pengen megang stupa!
    wkekekekekeke!

  34. Raffaell:

    Keren potonya, langitnya lagi putih ya, sewu kayak basa cepetnya serebu

  35. Wempi:

    Perbaikannya pake semen apa pake putih telor tuh?

  36. yayat38:

    terima kasih Mas, kalo candi yang ini saya pernah kemari neh. ada kenangan di sini he he. Terima kasih atas infonya Mas

  37. budies:

    tak kira candi sewu ya candi prambanan itu, ternyata lain ya
    baru tahu dia
    sukses mas tournya

  38. ndop:

    paling favorit sama foto terakhir…

    hahahaha…

  39. masiqbal:

    walah… saya malah belum pernah kesana… padahal deket ya… :D

  40. T. Wahyudi:

    sangat luar biasa kok sepi…. wah…. sangat disayangkan ya mas…

    yuk… wisata ke candi sewu….

  41. Cahyo:

    waduh mas, aku malah belum kesana sama sekali… heheh
    kapan2 aja…

  42. HumorBendol:

    Lagi ada shooting film kungfu ya bro?
    hehe…
    Thanks infonya…

  43. Billy Koesoemadinata:

    kapan ya bisa ke sana? *wondering*

  44. kucingkeren:

    wah..ini candi yg blm pernah aku datangin… thanks infonya.. jadi pengen ke sana

  45. eko magelang:

    aduh….pingin dan pingin kesana…..

  46. ardyan:

    Q dah 2 tahun di jogja malah belum sempat ke sana……

  47. WULAN NASHVA KINAURA:

    Aku dah beberapa kali kesana, bagus sih..tapi capek jg hbs candinya bejibun. Slm kenal mas ya..

  48. ardi:

    memang,,dari dulu yang terkenal ya prambanan and borobudur mas

  49. riuusa:

    wah….. candi sewu…hmmm kapan ini terakhir aku kesana… SMP keliahatannya… =)) lama nyaaaaa….. kangen sih tour2 ke candi2

  50. Menengok Rekonstruksi Candi Prambanan | TeamTouring:

    […] wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan. Di dalam Obyek Wisata Candi Prambanan juga terdapat Candi Sewu dan Candi […]

  51. Aisa Catering Jogja:

    Mungkin sebaiknya di sekitar candi disediakan mobil wisata, yang bisa ngangkut orang banyak itu loh, kayak mobil safari, kayak di candi borobudur, jadi orang bisa liat liat dulu kemana arah jalan dan apa yang bisa diliat secara keseluruhan

  52. jimmy:

    assalamualaikum wr wb

    salam sejarah
    sudah lama kita lupakan candi sewu kita harus menghargai candi-candi kita, kita yang punya candi-candi itu berarti kita juga harus menjaga warian dari leluhur kita, kalau misalnya di klaim oleh bangsa lain nanti bisa marah banyak tanggapan yang memaki maki negara yang mengklaim milik negara itu tetapi, kita malah tidak menjaganya, sungguh sial nasib warisan leluhur kita welel weleh

  53. aji:

    dulu saya pernah jalan bareng pacar saya ke candi sewu..habis pulang ke solo tiba kami bertengkar hebat..ternyata ada mitos klo pacaran d prambanan bisa putusin hubungan kekasih..

Kirim pendapat