Berpetualang Ke Pulau Mengkudu

This item was filled under [ Bahari ]

Berhari-hari saya hanya bisa memandang sebuah pulau yang jaraknya 5 km dari bibir pantai Pesaren. Dan rasa penasaran saya akhirnya hilang ketika saya dan rekan-rekan mengikuti sebuah ekspedisi ke pulau tersebut bersama juru kunci. Perjalanan di tempuh dengan kapal nelayan dalam waktu kurang lebih setengah jam.

Pulau Mengkudu adalah sebuah pulau kecil yang masih perawan dan belum dihuni oleh manusia. Pulau ini merupakan sebuah bongkahan batu raksasa karena disekelilingnya berupa batuan. Terletak di sebelah timur laut dari pantai Pesaren dengan jarak kira-kira 5 km.

Ketika kapal semakin mendekat, semakin jelas saya melihat kondisi dan bentuk Pulau Mengkudu. Sebuah pulau yang tepian pantainya berupa batuan dan terdapat beberapa pohon khas tepian pantai seperti pohon bakau. Menuju ke tepi pantai, memang harus hati-hati, karang-karang tajam siap menyambut kaki yang tidak memakai alas. Dan batuan pun licin karena terus menerus terkena air laut.

Memasuki dalam pulau yang menurut juru kunci merupakan pulau yang keramat sehingga kita harus berhati-hati dan menjaga setiap ucapan. Di bagian tengah terdapat sebuah klenteng kecil yang dianggap sebagai tempat tinggal arwah penghuni pulau tersebut. Saya dilarang mengambil foto bangunan tersebut saat para juru kunci melakukan ritual penghormatan.

Klenteng tersebut diyakini oleh sebagian penduduk pesaren sebagai tempat tinggal arwah orang sakti jaman dahulu. Arwah tersebut beragama Islam dan berasal dari kerajaan yang tidak diketahui asalnya. Hal ini diketahui ketika kami melakukan ritual pemanggilan arwah.

Pada sisi sebelah utara, sangat indah pemandangan tepian lautnya, dengan batu-batuan yang berwarna kuning kecoklatan dipadukan dengan birunya laut. Ombak laut dikala itu yang kencang membuat bunyi deburan khas saat menerpa dinding batu.

Di tepi pantai terdapat sebuah goa yang menurut pandangan saya sebagai tempat tinggal burung, entah sejenis kelelawar ataukah wallet. Saya merasa tertarik mengintipnya walaupun agak was-was ketika melihat tulang ular yang ada disekitar mulut goa.

Menurut juru kunci, konon jaman dahulu bila memasuki goa tersebut dapat menuju ke pulau Jawa. Namun ketika saya mencoba memasukinya, ujung goa tersebut merupakan tebing yang curam dan berbahaya.

Memandang jauh lautan sambil menikmati gelombang ombak yang tenang. Tak terasa kami berada di pulau tersebut selama 2 jam. Kami pun mengakhiri ekspedisi di pulau ini. Kamipun menuju ke arah perahu kami dan meninggalkan pulau Mengkudu ini.

Dalam perjalanan pulang saya melewati sebuah tanjung yang dinamakan dengan Tanjung Mengkudu. Tanjung Mengkudu memiliki pesona yang cukup menarik yaitu sangat cocok sebagai tempat snorkling dan menyelam.

Langit yang cerah bercampur dengan angin yang sepoi-sepoi mengahantar perjalananku sampai tepian pantai Pesaren. Didalam hati saya berpikir, apakah keindahan akan terlindungi hanya dengan sebuah mitos dan mistis?


Incoming search terms for the article:

Bookmark and Share
Popularity: 1,774 views

Artikel yang Berkaitan

  • Sore di Pantai Pesaren (33)
    Ketika tinggal di pesisir pantai, saya sangat suka sekali dengan jalan-jalan di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbenam. Pesona pantai Pesaren alami dan jarang d...
  • Pantai Pesaren, Salah Satu Pantai di Ujung Utara Pulau Bangka (21)
    Setelah pertama kali Saya menginjakkan kaki pertama kali di Bandara Depati Amir, Saya langsung melakukan perjalanan menuju ke ujung utara Pulau Bangka. Perjalanan menuju ...
  • Goa Seplawan, Antara Wisata Alam dan Sejarah (7)
    Ketika orang menyebut nama kabupaten Purworejo, pasti orang tidak akan terbayang mengenai objek wisatanya. Banyak orang beranggapan bahwa objek wisata di Purworejo kurang...
  • Mempelajari Kehidupan di Dusun Pesaren (26)
    Masyarakat Pesaren yang merupakan etnis China yang telah lama menetap di ujung pulau Bangka ini memiliki banyak keunikan. Baik dibidang keanekaragaman hayati, pola hidup,...
  • Senja Di Pantai Penyusuk (38)
    Di bagian lain di ujung utara Pulau Bangka ada sebuah pantai yang cukup indah. Perjalanan sekitar satu jam dari dusun Pesaren. Dalam perjalanan kami melewati beberapa tam...
  • Andai Aku Memelihara Babi (46)
    Di ujung Dusun Pesaren terdapat seseorang yang mengusahakan peternakan babi skala rakyat. Populasi yang diternakkan tidak terlalu besar, hanya berpuluh-puluh ekor. Namun ...
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

29 Comments on “Berpetualang Ke Pulau Mengkudu”

  • suryaden
    7 October, 2009, 20:29

    ini blog hura-hura ternyata :D

  • rudis
    7 October, 2009, 22:34

    selamat bersenang2, slm rudis blog anyaran

  • nahdhi
    8 October, 2009, 1:28

    @ki demang: Lha soko judule wae wis TEAM TOURING.

  • geblek
    8 October, 2009, 6:20

    oh indahnya pemadangan lautnya

  • Pencerah
    8 October, 2009, 6:26

    sekali lagi hanya bisa mengacungkan 4 jempol sambil ngeces

  • pasang iklan tanpa daftar
    8 October, 2009, 11:11

    airnya jernih dan pemamdangannya asri banget.

  • jurug
    8 October, 2009, 18:51

    blog senang2.. seneng2 trus

  • isnuansa
    8 October, 2009, 19:18

    pemanggilan arwah? ngeri deh…

  • attayaya
    8 October, 2009, 20:32

    coba deh jalan2 ke riau

  • Nauval
    9 October, 2009, 15:43

    wiss,,, mantap ne jalan”ny
    boleh tukeran link gg?

  • gajah_pesing
    9 October, 2009, 20:04

    kok koyo tahu ngerti neng poto kui?

  • Pradna
    10 October, 2009, 0:08

    biru warna air lautnya itu lho…nggemeske :D

  • nurrahman
    10 October, 2009, 12:18

    jenenge lucu…mengkudu.. koyo buah

  • Wongndeso
    10 October, 2009, 14:59

    Mantab jalan-jalan terus

  • sobatsehat
    10 October, 2009, 21:29

    indahnya bukan main, seperti tanah kelahiran ku ” bangka belitung “

  • lifetyle phone
    10 October, 2009, 21:29

    ammazing place for traveler

  • cebong ipiet
    11 October, 2009, 19:57

    iki blog jalan jalan…

  • Hary4n4
    13 October, 2009, 0:07

    Mantap banget perjalanannya kali ini… Ada serem2nya dikit…hehehe
    Terus lanjut, sobat… Moga dgn tulisan2 seperti ini, kekayaan alam nusantara ini…dapat lebih mendapat perhatian dan dijaga kelestariannya… Salam hangat… Salam damai selalu…

  • Gandi Wibowo
    13 October, 2009, 5:20

    Walau nyedot Bandwidth Indosat, tapi gak sia-sia… pemandangannya lumayan bagus.

  • Seno Rasca
    13 October, 2009, 10:05

    oleh2nya mana ya..??

  • alamendah
    13 October, 2009, 10:52

    Jalan-jalan teruuuuuuuuusssss…..
    Jadi ngiler…

  • Eka Situmorang-Sir
    13 October, 2009, 15:40

    Nikmat bener!
    jadi inget waktu ke pulau seribu kmrn….

  • amri
    13 October, 2009, 23:58

    biaya?

    annosmile Reply:

    klo pas itu gratis.. :P

  • cari uang di internet
    14 October, 2009, 23:40

    indahnya indonesia…..kapan ya bisa main kesitu

  • kakve_santi
    15 October, 2009, 7:51

    dimana tuh, kayanya paradise bangat!

  • rita
    15 October, 2009, 23:27

    hmmmmmm…. betapa indah keagungan Tuhan….., salam kenal buat semuanya

  • hida
    25 November, 2009, 13:50

    wowwwwwwwwwww indah bgt t4nya, jd pengen kesana………….

  • Ibat
    16 December, 2009, 13:52

    urghhh….. selalu g tahan kl ngeliat laut.
    rasanya nafsu bangkit… *nafsu apa nih. hahahaha

Leave a Comment