Bendungan Gajah Mungkur Kini
Rasa penasaran akan waduk yang berada di sebelah selatan arah hulu sungai Bengawan Solo akhirnya terjawab sudah. Kami melakukan perjalanan melewati Surakarta bagian selatan langsung menuju Sukoharjo lalu Wonogiri.
Waduk Gajah Mungkur merupakan waduk yang terletak di Wonogiri, Jawa Tengah berfungsi untung membendung sungai terpanjang di Pulau Jawa yaitu Bengawan Solo.
Memasuki gerbang obyek wisata Waduk Gajah Mungkur suasana cukup ramai. Banyak warung penjual makanan dan minuman di sekitar parkir taman rekreasi. Akhirnya kami menuju ke taman rekreasi ini untuk berisitirahat sambil menikmati pemandangan Waduk Gajah Mungkur.
Memasuki taman rekreasi terdapat sebuah tempat mirip seperti podium yang latarnya seperti panggung terbuka yang terdapat patung bedol desa. Dari tempat patung bedol desa, kami bisa melihat pemandangan Waduk Gajah Mungkur.
Tugu peringatan berupa patung bedol desa yang terdapat di taman Rekreasi, menjadi saksi pengobanan 51 desa, kurang lebih 12.157 kepala keluarga dan 67.157 jiwa dengan cara bertransmigrasi bedol desa. Pemerintah memindahkan penduduk yang tergusur perairan waduk dengan transmigrasi Bedhol Deso ke Sitiung, wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Kesan pertama setelah mengelilingi taman rekreasi ini adalah tempat ini terlihat kotor dan kurang terawat. Sepanjang jalan menuju ke tepi waduk, banyak sampah berserakan di sana sini. Selain itu banyak fasilitas pendukung seperti ayunan sudah banyak yang berkarat dan rusak.
Waduk Gajah Mungkur memiliki luas 9.700 hektar dengan panjang waduk mencapai 1.452 meter, tinggi waduk 42 meter dan volume 730 juta meter kubik
Di sudut waduk Gajah Mungkur yang lain banyak orang melakukan kegiatan memancing. Banyak dari pemancing langsung terjun kedalam air yang dangkal di tepian waduk. Kami sempat melihat seorang pancing mendapatkan ikan air tawar setelah berhasil menarik kailnya.
Waduk atau Bendungan Serba Guna Gajah Mungkur ini mulai dibangun di akhir tahun 70-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Waduk dengan wilayah seluas kurang lebih 8800 ha di 7 kecamatan bisa mengairi sawah seluas 23600 ha di daerah Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan Sragen. Selain untuk memasok air minum Kota Wonogiri juga menghasilkan listrik dari PLTA sebesar 12,4 MegaWatt.
Waduk ini direncanakan bisa berumur lebih dari 100 tahun. Namun karena pengelolaan hutan disekitar waduk tidak berjalan dengan benar, waduk ini mengalami pendangkalan. Erosi tanah ketika hujan turun disekitar waduk dan erosi pada aliran sungai yang bermuara waduk menambah endapan lumpur di waduk semakin meninggi.
Awal tahun 2009, terjadi banjir besar yang melanda hampir seluruh daerah aliran sungai Bengawan Solo. Akibat guyuran hujan yang terus menerus dan penuhnya kapasitas waduk Gajah Mungkur menyebabkan pintu saluran pembuangan waduk harus dibuka agar tidak jebol sehingga air dari waduk ini memperparah banjir yang melanda di daerah aliran sungai Bengawan Solo.
Secara teknis sudah dilakukan kegiatan pembangunan fasilitas pengendalian erosi seperti cek dam, rehabilitasi lahan, perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS) Waduk yang menghabiskan dana yang lumayan besar. Namun peran serta msyarakat di seluruh daerah disekitar waduk untuk tidak melakukan penebangan pohon, perusakan sabuk hijau yang mengelilingi waduk, dan tidak memanfaatkan DAS sebagai lahan pertanian perlu mendapat perhatian serius karena wialayah tersebut merupakan penyangga utama pelestarian waduk.
Keterlibatan masyarakat merupakan kunci pokok utama untuk menjaga kelestarian Waduk Gajah Mungkur. Semoga Waduk Gajah Mungkur bisa bertahan hingga 100 tahun sesuai dengan perkiraan ketika selesai dibangun.
___
Revisi : 9 Juni 2010
Incoming search terms for the article:
- erosi tanah waduk gajah mungkur SEJARAH WADUK GAJAH MUNGKUR gajah mungkur legenda waduk gajah mungkur sejarah bendungan gajah mungkur luas perairan waduk gajah mungkur pengairan sawah bendungan gajah mungkur pengairan sawah jawa tengah perjalanan bendungan gajah mungkur sedimentasi waduk spot mancing waduk gajahmungkur waduk gajahmungkur waduk gajah mungkur(bahasa jawa) waduk gajah mungkur membendung sungai Trik Mancing waduk di wonogiri artikel tentang erosi tanah pembangunan waduk gajah mungkur cerita gajah mungkur cerita rakyat waduk gajah mungkur cerita waduk gajah mungkur bahasa jawa facebook foto kraton jogja 1800an Foto waduh gajah mungkur wonogiri kapan waduk gajah mungkur wonogiri selesai dibangun? luas waduk gajah mungkur mancing di gajah mungkur pemandangan waduk gajah mungkur www waduk gajah mungkur






63 Comments on “Bendungan Gajah Mungkur Kini”
yen waduk wonogiri aku wis pernah mrono
saya udah hampir 10 tahun nggak ke sana..! :D
Waduk Gajah Mungkur, semoga bisa bertahan sampai 100 tahun, biar tak sia2 pengorbanan warga yang terkena Transmigrasi Bedol desa…..
jujur saja, melihat laju sedimentasi, saya kok ragu fungsi bendung bisa bertahan sampai 100th…
Saatnya kita (baca : manusia) mulai sadar akan ekosistem alam, bukan hanya di porsir untuk keperluan hidup kita saja. Waduk ini merupakan tanggung jawab bersama namun kewenangan pemerintah adalah yang paling utama, jadi mohon perhatian yang sangat serius. (ninja)
trus…kl dah bisa bertahan 100 tahun…bakal diperpanjang jd 1000 tahun, ato abis kontrak trus dibongkar?
Semoga bertahan 100 tahun dan lebih.
keren ceritanya mas, btw didaerahku ada juga waduk, waduk jatiluhur tapi kalo kemarau gak rame soalnya airnya pasti surut :D
Antara cerita pribadi dengan informasi akan waduk terjalin dengan amat mesranya. Saya suka dengan suguhannya yang luar biasa dan membuat saya ingin sekali ke sana ….
Habis ke Gunung ke Bendungan, besok kemana lagi om ?
Yang namanya waduk dimana-mana menyeramkan ya. Mgkn krn kedalamannya itu bikin orang waswas melihatnya (saya mksdnya:D).
di daerah sleman tepatnya di dusun gombang, kec mlati juga akan dibangun bendungan mas…
bendungan BADAK MUNGKUR (lmao)
annosmile Reply:
April 13th, 2010 at 11:02 am
juru kuncinya kang ciwir itu ya :D
Dongkrak ben cepet munggah menduwur
wew ke wonogiri gak bilang-bilang. kita kan bisa kopdar
ya begitulah nasib waduk gajah mungkur sekarang
semoga bisa bertahan seperti apa yang kita harapkan
walah cedak omaku kui mas…
2 kilo ko ngomahku, omahku kan pokoh mas, cedak karo waduk
kpan2 yen rono neh mampir omhku..
blom pernah kesana mas… klo waduh Selorejo di malang pernah
ak blom pernah kesana mas …sumpah …
ndak bohong aku ..
tapi melihat penjelasannyadari sini kok terkesan kumuh, kotor :(
jadi malas ach kesana
aku kok kurang yakin waduk itu bisa bertahan 100tahun
bukan pesimis atau apapun iu namanya, tapi kalau pengelolaan dan perawatanya masih semau gue yaki n aja target itu gak akan kecapai
Smoga saja bisa bertahan sampai 100thn
Sedimentasi di sana memang parah. Kebetulan saya ikut di uji model fisik untuk spillway baru waduk ini, juga bendungan sabo di kali keduang. Harapannya sih bisa mengurangi tingkat sedimentasi hingga mencapai debit keluaran yg diinginkan..
Btw, susah juga sosialisasi penghijauan ke masyarakat sana :(
Waaahhhh,,, Waduk yang kerennn…saya belum pernah ke sana euy :D
semoga dijaga agar bisa bertahan waduk gajah mungkur ini sebagai mana fungsinya
tempat wisata yang seperti yang harus dilestarikan apalagi umurnya dah tua. kebetulan aku juga suka segala hal yang berbau alam. asalkan tidak ada tangan tangan jahil yang mencoret coret bangunan bendungan atau membuat sampah disana sini.
nama waduk ini sudah sering dengar tapi blm pernah kesana. Sayang bgt ya kalau sampai gak keurus..
pernah lewat doank nyoba jalan baru … jadi cuman liat dari atas doank … hehe
Wah seru yaa jalan2 nya
kalau perlu dikunjungi kondisi para transmigran yang melakukan bedol desa
apakah mereka yang berkorban mendapat kehidup;an yang lebih bagus?
pengen jalan2 ke sana..
semoga semua pihak menjaga peninggalan penting buat generasi kita selanjutnya
semoga suatu hari saya bisa kesana :)
perawatan waduk ini sepertinya harus ditingkatkan lagi y kang!
nais artikel. :)
wih
bendungannya luas amat ih
pemandangannya juga bagus tuhh
pengen deh suatu saat kesana
5 kali kesana tapi belum pernah menikmatinya, susahnya kalo ikod tour, kalo kesana sendiri juga belum tahu tempatnya
mas, nek melu gabung teamtouring, mbayar piro??
annosmile Reply:
March 22nd, 2010 at 3:27 pm
gak bayar..asal maen aja kok..ganti2 temen :D
ktanya trjadi pendangkalan ya?
rumah pakdeku dilep disana mas
Kayaknya nggak lama lagi, jika tidak masalahnya bisa ditangani, bendungan ini akan menjadi daratan.
wah, komplit neh tentang waduk gajah mungkurnya…eSSip!
saya pernah sekali seumur idup kesana..
tempat nya sepertinya menyenagkan…
buat merenung
* cie ileh * hahaha
wahh jalan2 maknyuss ki bang annoo .. q malah lum pernah kesono hahahah .. ga pernah travelling cah ..
Manusia sendiri yg membuat kerusakan.. :?
aku udah pernah kesana gan, tapi dulu kjalau sekarang aku belum kesana lagfi, mau kesana sibuk BW dan ga ada temen???
saya malah baru pertama kali tau ada tempat seindah ini ketika berkunjung ke blognya mas..
ada yang mo ngajakin aku jalan-jalan ke wonogiri nggak ya? hehehe.. good info nice friendship
waduh gajah mungkur sudah kondang namanya, memang jika dilihat dari screen shoot nya memang sangat indah
saya belum pernah kesana tapi kalau untuk koment bisa-bisa aja ……kurangnya perawatan dan mengakibatkan rentannya kerusakan …..e e e gak nyambung ya.
saya belom pernah kesana haha
buset… ngeri juga ya… untuk satu waduk, harus ngorbanin puluhan ribu orang gitu… :(
jd skrg, kira2 udah brp tahun y???
Amien, sayang tempatnya kotor dan kurang terawat. harus segera di atasin.
keknya saya dulu pernah kesana, tp lupa tahun berapa?
terakhir ke sana SD apa smp gt
terlalu banyak korban (rakyat) ..jika kemudian waduk Gajah Mungkur tidak di rawat dan dilestarikan
jadi teringat Tahun 1995 mas, saat saya pernah kesana
waduk wonogiri luas juga ya,,,coba kalo di manfaatkan untuk yang lain,,,
mungkin oke juga tuh,,,
uda lma gag ksna…
pngen ksna lgi…
Saya termasuk uwong sing melu bedol deso yang Sitiung, cuma penulisan sejarahnya kok podo salah sih, daerah Sitiung itu termasuk propinsi Sumatera Barat lho bukan propinsi Lampung
admin Reply:
June 10th, 2010 at 8:50 am
terima kasih atas koreksinya
sudah saya revisi :)
rumangsaku ra guno boos ditekakne kapal keruk,,,!!!!
kok gak terawat ya? sampah dimana-mana. sangat di sayangkan
aku besar dan lahiir di sekitar waduk sdh 20 th gak lihat kangen aku karo desaku pokoh wonogiri soto pak roto sih ono ora yo mas
aqu bsok arep neng waduk gajah mungkur…….. sopo seng arep ikut karo aku?????????? belonjo oleh2 seng tak bowo neng jakarta