Air Terjun Gembyong

Berawal dari sebuah cerita dari kawan mengenai keberadaan air terjun yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya yang terletak di Jalan Prambanan-Piyungan. Akhirnya saya mencoba menelusuri keberadaan air terjun ini dan pesonanya yang belum banyak dipublikasikan.

Daerah Aliran Sungai (DAS) Gembyong yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Gunungkidul. Sungai Gembyong merupakan tempat pertemuan arus Sungai Lemah Abang, Prambanan, dengan Sungai Semilir, Gunungkidul. Kedung Gembyong atau Air Terjun Gembyong merupakan salah satu air terjun yang terdapat di kawasan Lemah Abang.

Perjalanan dari Jalan Prambanan-Piyungan menuju ke timur melewati jalan menuju ke Desa  Wisata Dome namun berbelok menuju jalan naik menuju ke salah satu puncak Pegunungan Seribu yang tembus kesebuah pertigaan yang mengarah ke Sendang Sri Ningsih dan Jembatan Gantung Lemah Abang.

Kami mengambil jalan menuju ke jembatan gantung kemudian memarkir kendaraan di rumah penduduk yang tidak jauh dari lokas jembatan. Setelah bertanya kepada penduduk, akhirnya kami menyusuri persawahan dan memasuki tebing yang dipenuhi pepohonan dan semak belukar.  Jalan yang dilalui berupa jalan tanah yang sempit dan licin. Cukup menantang bagi orang-orang yang hobi tracking atau jalan-jalan di alam.

Tiba disebuah aliran sungai yang terdapat air terjun, akhirnya kami menuruni tebing dan mengambil beberapa gambar kondisi air terjun Gembyong yang masih alami tersebut. Air terjun setinggi 5 meter ini cukup menarik untuk dikunjungi bagi orang-orang yang suka mblusukan ke area hutan dan semak belukar.

Air terjun ini cukup jernih dan aliran airnya dipengaruhi oleh musim hujan. Batuan yang mengelilinginya merupakan batuan khas pegunungan kapur di pegunungan seribu. Tumbuhan semacam lumut hidup subur di batuan tepi sungai dan dasar sungai sehingga terlihat warna hijau segar. Di sebelah ujung aliran air dari air terjun Gembyong merupakan tebing dari puncak air terjun lain di kawasan Lemah Abang yaitu Curug Gedhe. Bagi yang memiliki fisik yang kuat, curug yang satu ini juga tidak boleh dilewatkan. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Nahdhi:

    Di daerah pegunungan seribu, kemunculan air yang nggrujug memang dianggap istimewa mas. Karena jarang-jarang lho ada air di permukaan pada litologi limestones apalagi kalau porositasnya tinggi.

  2. Curug Gedhe Lemah Abang | TeamTouring:

    […] air terjun Gembyong (Kedung Gembyong), kami kembali menyusuri jalan tanah yang rimbun oleh semak belukar yang posisinya […]

  3. Jembatan Gantung Lemah Abang | TeamTouring:

    […] tersebut, tersimpan beberapa pesona air terjun yang terdapat disepanjang aliran sungai antara lain Air Terjun Gembyong, Kedung Manten, Curug Gedhe, dan curug-curug kecil lain yang sering dikunjungi para pecinta alam […]

  4. Air Terjun Banyunibo, Sisi Lain Perbukitan Patuk | TeamTouring:

    […] saja air terjun Njurug Gedhe, air terjun Gembyong, beberapa air terjun di desa wisata Kemuning, area Gogor Park, air terjun Banyunibo, dan […]

Kirim pendapat