Sarapan Pagi di Warung Soto Ayam Pak Gareng

This item was filled under [ Kuliner, Makanan ]

Warung soto ayam yang berada diseberang timur Stasiun Tugu Yogyakarta seperti menjadi perhatian saya ketika melintasi Jalan P. Mangkubumi. Lalu lalang pengunjung yang datang dan pergi di warung soto tersebut membuat saya penasaran dengan ingin mencicipi cita rasanya. Saya pun bergegas memasuki warung tersebut yang bernama Warung Soto ayam Pak Gareng.

Soto Ayam Pak Gareng beralamat di Jalan Mangkubumi Yogyakarta, tepatnya di timur Stasiun Tugu Yogyakarta. Menyediakan soto ayam dengan tambahan lenthok khas Yogyakarta. Warung ini buka sejak pukul 06.00 hingga menjelang siang hari.

Suasana Warung Soto Ayam Pak Gareng

Suasana di dalam Warung Soto Ayam Pak Gareng yang menggunakan tenda semi permanen cukup ramai. Meja kursi yang tersedia hampir seluruhnya terisi, namun untuk saja masih ada satu dan dua kursi yang kosong disela-sela meja yang sedang ditempati pengunjung. Saya memilih tempat duduk lesehan yang masih longgar daripada harus berdesak-desakan dengan pengunjung yang lain. Langsung saja saya memesan satu-satunya menu berupa soto ayam berikut minumannya.

Continue reading Sarapan Pagi di Warung Soto Ayam Pak Gareng

Warna-Warni Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo

This item was filled under [ Festival ]

Tidak seperti biasanya hari ini Lapangan Ronggolawe sejak pagi hari sudah dipadati oleh pengunjung. Udara yang cukup dingin dan cuaca sedikit gerimis ini tidak membuat pengunjung mengurungkan niatnya untuk hadir di tempat ini. Mereka berbondong-bondong menuju Lapangan Ronggolawe untuk melihat Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo yang rutin diselenggarakan setiap tahun.

Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo diselenggarakan setiap tahun tepatnya beberapa hari setelah Idul Fitri di desa Kembaran, kecamatan Kalikajar, kabupaten Wonosobo. Festival ini diselenggarakan secara turun temurun untuk mempererat persaudaraan dan memeriahkan Idul Fitri.

Keramaian Penonton Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo

Lokasi Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo berada di tengah desa Kembaran yang jauh dari Jalan Raya Purworejo-Kalikajar sempat membuat kami kebingungan menuju lokasi. Untuk saja ada penduduk sekitar yang bersedia memberitahu arah tempat acara berlangsung. Saat tiba di lokasi Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo sebelum fajar, suasana sudah mulai ramai.

Continue reading Warna-Warni Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo

Anglo, Penghangat Tradisional di Dieng

This item was filled under [ Budaya ]

Tungku api atau biasa disebut anglo oleh masyarakat Dataran Tinggi Dieng merupakan penghangat (perapian) tradisional untuk menghangatkan tubuh dari udara dingin. Alat ini merupakan salah satu cara efektif untuk menghindarkan hawa dingin yang terasa di Dataran Tinggi Dieng saat musim hujan, cuaca berkabut, dan malam hari pada musim kemarau.

Tungku Api Di Dieng Plateau

Saat kami berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng untuk sekian kalinya, kami menemui anglo atau tungku api di tengah-tengah ruangan warung makan saat kami berteduh dari hujan lebat. Kamipun memanfaatkannya untuk menghangatkan tubuh sembari menikmati hidangan pada warung makan tersebut. Cara menghangatkan tubuh pada anglo cukup simpel dimana kaki berjajar mengelilingi tungku sambil telapak tangan diarahkan ke dekat tunggu untuk merasakan panas tungku secara pelan-pelan.

Continue reading Anglo, Penghangat Tradisional di Dieng

Page 1 of 2431234...Last »