Perlintasan Mbah Ruwet, Salah Satu Perlintasan Maut di Klaten

This item was filled under [ Desa ]

Beberapa ratus meter sebelum memasuki kawasan Sendang Sinongko Klaten, setiap orang pasti akan melewati sebuah perlintasan kereta api tanpa ada palang pintu. Perlintasan ini dikenal dengan nama perlintasan Mbah Ruwet oleh masyarakat sekitar. Perlintasan tanpa palang pintu di dekat Sendang Sinongko ini sering menjadi pembicaraan karena banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di tempat ini.

Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu Mbah Ruwet terletak di dusun Tegalduwur, desa Pokak, kecamatan Cepet, kabupaten Klaten. Perlintasan ini merupakan salah satu perlintasan maut dan hingga saat ini belum dibangun pintu perlintasan resmi beserta penjagaan dari PT KAI untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Suasana Perlintasan Kereta Api Mbah Ruwet Klaten

Lokasi Perlintasan Mbah Ruwet dari arah Klaten menuju ke Delanggu berada sebelum pertigaan Karangwuni. Ditandai sebuah masjid megah berwarna hijau di sebelah kiri Jalan Raya Klaten-Solo kemudian mengambil jalan masuk ke desa sebelah kanan. Jalan desa tersebut merupakan jalan pintas menuju ke salah satu desa karena lebih menghemat jarak dan waktu Beberapa ratus meter setelah melewati jalan teresebut akhirnya kami tiba di perlintasan Mbah Ruwet.

Continue reading Perlintasan Mbah Ruwet, Salah Satu Perlintasan Maut di Klaten

Sajian Bubur Kacang Hijau di Warung Murni

This item was filled under [ Kuliner, Makanan ]

Bagi orang yang pernah tinggal di Yogyakarta pasti tidak asing dengan namanya warung burjo. Warung burjo merupakan salah satu warung yang digemari anak muda selain warung angkringan. Keberadaannya yang disebut sebagai makanan siap saji khas lokal ini cukup membantu untuk mengenyangkan perut dalam waktu yang singkat dan dengan harga yang murah.

Warung Murni beralamat di Jalan Tunjung Baru, Gondokusuman, Yogyakarta. Menyediakan menu utama berupa bubur kacang hijau (burjo) dan indomie (mie instant).

Warung Burjo Murni Dari Luar

Saat ini telah banyak berkembang warung burjo dengan sajian menu makanan dan minuman yang cukup lengkap layaknya sebuah warung makan. Beberapa menu makanan berat seperti nasi sayur khas masakan Jawa tersaji dengan bermacam-macam lauk. Hal ini tentu saja lebih menarik banyak pengunjung untuk mampir dan menikmati sajian warung burjo yang lengkap tersebut. Namun banyaknya variasi makanan malah menghilangkan citarasa asli menu dari warung burjo itu sendiri.

Continue reading Sajian Bubur Kacang Hijau di Warung Murni

Mengamati Alur Produksi Batik Tulis Tancep

This item was filled under [ UKM ]

Batik Tancep Ngawen merupakan kerajinan batik khas Ngawen Gunungkidul. Kerajinan Batik Tancep Ngawen ini memiliki cirikhas tersendiri dari segi corak, warna, dan cara membuatnya walaupun masih terdapat kemiripan dengan sentra batik yang berdekatan yaitu batik khas Jogja dan batik khas Solo. Tidak dapat dipungkiri bahwa kedua kota tersebut saat ini masih menjadi pasar tersebar dari Batik Tancep Ngawen.

Batik Tancep Ngawen Gunungkidul memiliki dua macam produk utama berupa batik tulis dan batik cap. Sebagian besar motif yang digunakan masih dipengaruhi motif dari batik khas Jogja dan batik khas Solo. Namun beberapa produk kain telah memiliki motif tersendiri dan menjadi cirikhas Batik Tancep Ngawen.

Proses Membatik di Batik Tancep Gunungkidul

Pemasaran Batik Tancep Ngawen Gunungkidul lebih banyak dilakukan di luar daerah Gunungkidul. Alasan yang cukup mendasar adalah lokasi sentra Batik Tancep Ngawen Gunungkidul yang cukup jauh dari pusat kota Gunungkidul maupun dari kota Yogyakarta sebagai kota besar yang paling dekat. Alasan inilah yang membuat sebagian besar wisatawan menjadi enggan berkunjung ke sentra batik khas Gunungkidul ini.

Continue reading Mengamati Alur Produksi Batik Tulis Tancep

Page 1 of 2441234...Last »